Rohil (Sangkala.id)-Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Pengobatan Gratis yang digelar Perkumpulan Kin Men Riau di Klenteng Ce Kong Thua, Bagansiapiapi, memasuki hari kedua dengan antusiasme masyarakat yang membludak. Sejak pukul 10 wib pagi, warga sudah terlihat mengantre untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari tim medis.
Ratusan masyarakat datang silih berganti, berharap bisa memeriksakan berbagai keluhan kesehatan. Tenaga medis yang hadir berasal dari RS Awal Bros, RS Smec, dan Hermina Pekanbaru, sehingga pelayanan yang diberikan cukup beragam sesuai kebutuhan pasien.
Ketua Perkumpulan Kin Men Riau, Lie Tong Hong alias Ali Susanto, menyampaikan bahwa target kegiatan ini adalah melayani 1.000 orang selama dua hari. “Mudah-mudahan target tersebut bisa tercapai, melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi,” ujarnya saat meninjau lokasi kegiatan, Sabtu (31/1).
Ali Susanto menambahkan, kegiatan ini terselenggara berkat dukungan penuh dari RS Awal Bros, RS Smec, Hospital Hermina Pekanbaru, serta Himpunan Persaudaraan Tionghoa Rohil. Sinergi berbagai pihak membuat acara berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman, nyaman, dan tertib. Hal ini tidak lepas dari pengamanan yang diberikan oleh personel Polsek Bangko yang berjaga di sekitar lokasi. "Kami berterima kasih atas dukungan aparat sehingga masyarakat bisa merasa tenang," katanya.
Di sela kegiatan, dr. Sauqi, spesialis jantung dari RS Awal Bros Dumai, memberikan penyuluhan mengenai penyakit jantung koroner. Ia menekankan bahwa penyakit ini merupakan pembunuh nomor satu di dunia dan perlu diwaspadai sejak dini.
Menurut dr. Sauqi, pencegahan penyakit jantung koroner dapat dilakukan dengan gaya hidup sehat. "Hindari makanan berbahaya, rajin berolahraga, dan jangan menunda berobat jika ada gejala," pesannya kepada masyarakat yang hadir.
Penyuluhan tersebut mendapat perhatian besar dari warga. Banyak yang mencatat dan bertanya langsung kepada dokter mengenai pola hidup sehat untuk mencegah penyakit jantung. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan baksos tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga edukasi kesehatan.
Ali Susanto berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. "Kami ingin masyarakat tidak hanya berobat, tetapi juga mendapatkan ilmu kesehatan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Selain pemeriksaan umum, kegiatan juga melayani pemeriksaan mata. Salah satu warga, Sri Jumiah, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut. "Bagi kami yang punya mata minus, baik jarak dekat maupun jauh, kegiatan ini sangat bermanfaat," ucapnya singkat.
Antusiasme warga Bagansiapiapi menjadi bukti bahwa kegiatan sosial seperti ini sangat dibutuhkan. Banyak masyarakat yang merasa terbantu, terutama mereka yang kesulitan mendapatkan akses layanan kesehatan berkualitas.
Dengan berakhirnya hari kedua, Kin Men Riau berharap kegiatan baksos ini bisa menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus peduli terhadap kesehatan masyarakat. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi kunci sukses acara yang membludak ini. (zal)