Pekanbaru (Sangkala.id)-Pemerintah Kota Pekanbaru memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui Program Pekanbaru Aman Bertani. Sebanyak 13 kelompok tani menerima bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk mendukung produktivitas dan aktivitas produksi pertanian.
Bantuan diserahkan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Kamis (1/10/2026) sore.
Alsintan yang disalurkan cukup beragam, mulai dari rotary, power thresher, singkal, corn sheller, cultivator, pompa air, gerobak sorong hingga hand sprayer. Pemerintah Kota Pekanbaru juga memberikan bantuan benih jagung pipil dan benih padi kepada kelompok tani penerima.
Agung mengatakan penyaluran Alsintan tidak berhenti di satu wilayah. Program tersebut akan dilanjutkan ke kecamatan lain sebagai bagian dari upaya memperluas dukungan pemerintah terhadap petani.
"Kita menyerahkan Alsintan kepada kelompok tani. Bantuan ini berlanjut ke kecamatan lainnya," ujarnya seusai kegiatan.
Menurut Agung, bantuan sarana produksi pertanian diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kelompok tani sekaligus memperkuat kegiatan pertanian di Pekanbaru. Pemerintah kota juga berupaya menjaga perhatian terhadap kebutuhan petani agar berdampak pada peningkatan kesejahteraan.
"Tentu kami berupaya agar terus mendapat perhatian, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan para petani," katanya.
Dukungan terhadap pertanian juga ditunjukkan melalui pemanfaatan lahan milik Pemerintah Kota Pekanbaru yang belum produktif. Agung bersama Markarius melakukan penanaman jagung pipil di lahan seluas 10 hektare di kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.
Lahan tersebut dikelola Kelompok Tani Agro Mandiri Sejahtera. Kelompok tani mendapat kesempatan mengolah lahan tersebut untuk kegiatan pertanian tanpa dibebani pungutan sewa tanah.
Agung mengatakan masih terdapat lahan pemerintah kota yang belum dimanfaatkan secara produktif. Pemkot Pekanbaru mendorong kerja sama dengan kelompok tani agar aset lahan tersebut dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.
"Masih banyak lahan pemerintah kota yang belum produktif. Kita bekerja sama dengan kelompok tani untuk mengolah tanahnya agar menjadi lahan pertanian," ujarnya.***