Himbauan Mensos Jangan Jadi Formalitas, Karim : Dinsos Meranti Jangan Hanya Lihat Data di Laptop

Himbauan Mensos Jangan Jadi Formalitas, Karim : Dinsos Meranti Jangan Hanya Lihat Data di Laptop

Meranti (Sangkala.id)-Pendataan penerima bantuan sosial di Kepulauan Meranti dinilai masih menyisakan persoalan serius. Sejumlah warga lanjut usia disebut belum pernah menerima bansos, sementara data domisili warga ditemukan tumpang tindih.

Dewan Etik Ikatan Wartawan Online (IWO) Meranti, Karim, Kamis (24/9/2026), meminta Dinas Sosial (Dinsos) Meranti tidak menjadikan pemutakhiran data sebagai formalitas.

Karim menyoroti temuan di lapangan, termasuk lansia yang belum pernah tersentuh program bansos. Ia juga menemukan persoalan administrasi kependudukan, seperti satu warga tercatat di dua RT.

“Dinsos Meranti jangan hanya melihat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di laptop. Turun ke lapangan, lakukan ground checking dan lihat langsung kondisi warga,” tegas Karim.

Menurut dia, data yang tidak akurat dapat membuat warga miskin kehilangan hak atas bantuan. Karena itu, pemerintah desa, kelurahan, RT/RW hingga Dinsos perlu aktif memastikan data sesuai kondisi riil.

Karim juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan pendataan sesuai amanat UUD 1945 Pasal 34 serta Permensos Nomor 3 Tahun 2021 tentang pengelolaan data kesejahteraan sosial.***(asril)

#Rakyat

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index