Rohul (Sangkala.id)-Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali dibuktikan. Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM, menyerahkan bantuan usaha produktif Z-Auto BazNas kepada 13 mustahiq yang siap naik kelas menjadi pelaku usaha mandiri, Rabu (11/2/2026).
Acara berlangsung di halaman Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu, dihadiri Ketua BazNas Rohul Ust. Baihaqi Ad Duha, Lc, Pimpinan Cabang Bank BSI Rohul, serta sejumlah camat dan kepala desa dari wilayah penerima manfaat.
Program Z-Auto merupakan inovasi Badan Amil Zakat Nasional (BazNas) Rokan Hulu yang mengubah zakat dari sekadar bantuan konsumtif menjadi modal pemberdayaan ekonomi berkelanjutan. Setiap penerima memperoleh bantuan senilai Rp20 juta, meliputi booth portabel, peralatan bengkel, seragam kerja, dan perlengkapan usaha, dengan total dana mencapai Rp260 juta.
Bupati Anton menegaskan, bantuan ini bukan sekadar pemberian, tetapi investasi masa depan masyarakat Rohul.
"Harapan kita, para mustahiq hari ini bisa naik kelas menjadi muzakki di masa depan. Program seperti Z-Auto ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat," ujarnya.
Ketua BazNas Rohul, Ust. Baihaqi Ad Duha, Lc, menjelaskan, penerima bantuan dipilih melalui proses asesmen dan verifikasi lapangan yang ketat. Dari 15 pendaftar, hanya 13 orang dinilai layak karena memiliki keahlian dasar otomotif dan motivasi kuat untuk mandiri.
“Penerima bantuan adalah mereka yang punya kemampuan tapi terkendala modal. Dengan brand Z-Auto, kami ingin mereka memiliki bengkel dengan standar pelayanan baik, mampu bersaing, dan berdaya saing tinggi,” ungkapnya.
BazNas juga melibatkan Bank BSI sebagai mitra strategis dalam pengelolaan keuangan syariah, serta mendorong peran camat dan kepala desa untuk melakukan pendampingan berkelanjutan agar usaha benar-benar berkembang.
Program Z-Auto BazNas fokus pada pemberdayaan teknisi motor kecil agar dapat memiliki bengkel mandiri yang representatif dan berkelanjutan. Selain menumbuhkan jiwa kewirausahaan, inisiatif ini juga menciptakan lapangan kerja baru di tingkat lokal.
Bupati Anton memuji program tersebut sebagai bukti bahwa zakat dapat menjadi kekuatan ekonomi produktif bila dikelola profesional dan tepat sasaran.
"BazNas Rohul telah menunjukkan terobosan yang luar biasa. Ini contoh nyata zakat yang menggerakkan ekonomi masyarakat," tegasnya.
Sejak beberapa tahun terakhir, BazNas Rohul telah menyalurkan bantuan kepada lebih dari 500 fakir dan mustahiq melalui berbagai program produktif. Langkah ini menegaskan peran zakat sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi umat, bukan semata kegiatan amal sesaat.
Melalui program Z-Auto, BazNas Rohul berharap semakin banyak masyarakat yang mampu bertransformasi dari penerima zakat menjadi pemberi zakat, memperkuat kemandirian ekonomi berbasis syariah di Bumi Seribu Suluk.***(ando)