Karhutla Riau Membara, 803 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Riau Membara, 803 Hektare Lahan Terbakar

Pekanbaru (Sangkala.id)-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Riau. Hingga Minggu, 23 Agustus 2026, tim pengendalian kebakaran mencatat sedikitnya 803,39 hektare lahan terdampak kebakaran berdasarkan estimasi di sejumlah titik yang dilaporkan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyampaikan laporan penanganan karhutla tersebut. Tim masih berjibaku memadamkan api di beberapa lokasi, sementara sebagian titik masuk tahap pendinginan.

Di wilayah Daops Pekanbaru, kebakaran terjadi di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Kebakaran terdeteksi sejak H-9 dengan estimasi luas 13 hektare. Satu tim masih melakukan penanganan dan api belum padam.

Titik lain berada di Desa Pagaruyung, Kecamatan Tapung, Kampar. Kebakaran terdeteksi sejak H-7 dengan estimasi luas 10 hektare. Satu tim dikerahkan dan api masih belum padam.

Sementara di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, kebakaran seluas sekitar 9 hektare sudah berhasil dipadamkan.

Di wilayah Daops Siak, tim BKO Daops Rengat menangani karhutla di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 300 hektare. Satu regu masih melakukan pemadaman.

Kebakaran juga terjadi di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis. Satu tim dikerahkan dan api masih dalam penanganan.

Sementara itu, Daops Rengat mencatat kebakaran cukup luas di Kelurahan Sei Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. Titik api terdeteksi sejak H-21 dengan estimasi luas mencapai 471,39 hektare. Penanganan memasuki tahap mopping up atau penyisiran dan pendinginan area terbakar.

Tim juga menangani karhutla di Desa Bandar Panjang, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Dua regu dikerahkan untuk melakukan penanganan.

Laporan tersebut menunjukkan titik karhutla masih tersebar di Kampar, Pelalawan, Bengkalis dan Indragiri Hulu. Daops Dumai dalam laporan Minggu tersebut mencatat nihil kejadian.

Besarnya luasan lahan terdampak membuat upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan. Tim di lapangan masih memantau titik rawan untuk mencegah api kembali menyala dan meluas.***

#Lingkungan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index