513 Petugas Disiapkan, Bengkalis Mulai Pelatihan Sensus Ekonomi 2026

513 Petugas Disiapkan, Bengkalis Mulai Pelatihan Sensus Ekonomi 2026

Bengkalis (Sangkala.id)-Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bengkalis resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Bengkalis menaruh harapan besar pada akurasi data yang akan dihimpun para petugas lapangan sebagai dasar penyusunan arah pembangunan daerah ke depan.

Mewakili Bupati Bengkalis Kasmarni, Wakil Bupati H. Bagus Santoso membuka Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi (SE2026) di Aula Pantai Marina Hotel Bengkalis, Selasa, 2 Juni 2026.

Sebanyak 71 peserta mengikuti pelatihan tahap awal tersebut dari total 513 petugas sensus yang akan diterjunkan di Kabupaten Bengkalis. Pelatihan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, dan Bukit Batu.

Dalam sambutan tertulis Bupati Kasmarni yang dibacakan Bagus Santoso, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkalis atas kesiapan menyelenggarakan pelatihan bagi para petugas pendataan.

“Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar penting dalam melihat kondisi dan perkembangan ekonomi daerah,” kata Bagus.

Menurut dia, data sensus bukan sekadar angka statistik, melainkan pijakan utama pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, memperkuat sektor usaha, meningkatkan investasi, hingga memperbesar daya saing daerah.

Bagus menilai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki bobot strategis lebih besar karena terintegrasi dengan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Integrasi itu dinilai penting untuk menghadirkan satu data nasional yang akurat, mutakhir, dan terpadu.

"Data berkualitas akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, memperkuat perlindungan sosial, serta memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Ia mengingatkan para petugas sensus menjadi ujung tombak keberhasilan pendataan di lapangan. Karena itu, kemampuan teknis, integritas, disiplin, dan profesionalisme petugas sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan.

Bagus meminta seluruh peserta memanfaatkan pelatihan secara maksimal, mulai dari memahami prosedur, menguasai instrumen pendataan, hingga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, santun, dan humanis," katanya.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kata dia, berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dukungan data yang kuat dibutuhkan untuk menopang visi pembangunan daerah BERMASA—Bermarwah, Maju, dan Sejahtera serta Unggul di Indonesia.

Di akhir sambutan, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala BPS Bengkalis Sudiro, Wakapolres Bengkalis Kompol Noak Pembina Aritonang, Kepala Disperindag Zulpan, Sekretaris Diskominfotik H. Adisutrisno, Sekretaris Dinas PMD Ade Suwirman, serta sejumlah tamu undangan lainnya.***(inf) 

#Pemerintahan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index