Advertorial

Terang Harapan dari Pulau Mendol, Menuju Listrik 24 Jam untuk Masyarakat

Terang Harapan dari Pulau Mendol, Menuju Listrik 24 Jam untuk Masyarakat

Pelalawan (Sangkala.id)-Harapan baru kini mulai bersinar di Pulau Mendol. Wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses listrik, perlahan bergerak menuju perubahan besar. Impian masyarakat untuk menikmati listrik selama 24 jam kini bukan lagi sekadar angan, melainkan target nyata yang tengah diwujudkan.

Komitmen itu diperkuat melalui audiensi antara Bupati Pelalawan, H. Zukri, bersama pihak PLN. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memastikan percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang sangat dinantikan masyarakat Pulau Mendol.

Manager UP3 PLN Pekanbaru, Wilsriza Wilman, mengungkapkan progres pembangunan kabel listrik bawah laut telah mencapai sekitar 50 persen. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa proyek strategis tersebut berjalan sesuai rencana.

"Untuk progres pemasangan kabel bawah laut menuju Pulau Mendol saat ini sudah mencapai 50 persen. Kita targetkan selesai pada bulan Mei 2026," ujarnya optimistis.

Pembangunan kabel bawah laut ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Di baliknya, tersimpan upaya besar untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat akses listrik yang stabil dan berkelanjutan.

Selama ini, warga Pulau Mendol masih menghadapi keterbatasan pasokan listrik yang belum mampu menyala penuh selama 24 jam, sehingga berdampak pada aktivitas rumah tangga hingga pertumbuhan ekonomi.

Kini, melalui jaringan kabel bawah laut, distribusi listrik diharapkan menjadi lebih andal, stabil, dan merata. Teknologi ini memungkinkan penyaluran energi dari daratan utama ke wilayah kepulauan tanpa terkendala kondisi geografis yang selama ini menjadi tantangan.

Meski demikian, proses pengerjaan tetap memerlukan ketelitian tinggi. Pemasangan kabel bawah laut sangat bergantung pada kesiapan sumber energi dan kondisi teknis di lapangan. Oleh karena itu, PLN terus melakukan penyesuaian secara cermat agar seluruh tahapan berjalan sesuai standar keamanan dan kualitas.

Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan menjadi kunci percepatan proyek ini. Bupati Pelalawan, H. Zukri, menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, berkat keseriusan PLN untuk mewujudkan listrik menyala di Pulau Mendol selama 24 jam, mudah-mudahan di tahun 2026 ini sudah bisa terealisasi,"  ungkapnya.

Lebih dari sekadar penerangan, kehadiran listrik 24 jam diyakini akan membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Aktivitas ekonomi akan tumbuh, pelaku UMKM memiliki ruang berkembang, sektor pendidikan semakin terbantu, dan layanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal.

Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan ini melalui koordinasi lintas sektor. Langkah ini penting agar tidak ada hambatan berarti di lapangan dan target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.

Bagi masyarakat Pulau Mendol, progres yang telah mencapai setengah perjalanan ini menjadi simbol harapan baru harapan akan kehidupan yang lebih terang, produktif, dan sejahtera. Listrik yang menyala tanpa henti bukan hanya menghadirkan cahaya, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.

Dengan target penyelesaian pada Mei 2026 yang semakin dekat, kolaborasi antara pemerintah dan PLN menjadi bukti nyata bahwa pembangunan dapat dirasakan hingga ke wilayah terluar. Pulau Mendol pun bersiap menyambut era baru era terang yang membawa energi bagi kemajuan. (Adv/tom)

#Pemerintahan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index