Musrenbang Jangan Sekadar Formalitas, Usulan Harus Terasa di Tengah Masyarakat

Musrenbang Jangan Sekadar Formalitas, Usulan Harus Terasa di Tengah Masyarakat

Kampar (Sangkala.id)-Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) bukan sekadar agenda tahunan, tetapi harus menjadi pintu masuk lahirnya pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan saat membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2027 Dapil VI yang melibatkan lima kecamatan di wilayah Kampar Kiri, Kamis (29/1/2026).

Menurut Ahmad Yuzar, pembangunan daerah harus berangkat dari kebutuhan riil warga. Ia menekankan prioritas pada infrastruktur pendidikan, fasilitas kesehatan, gedung pelayanan publik, serta perbaikan jalan sebagai penopang aktivitas ekonomi masyarakat.

"Usulan harus jelas, terukur, dan berdampak langsung. Jangan sampai Musrenbang hanya menjadi formalitas tanpa hasil nyata,"  tegasnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi program dari tingkat desa hingga kabupaten agar perencanaan tidak tumpang tindih dan anggaran tepat sasaran.

Sejumlah anggota DPRD Dapil VI turut menyuarakan aspirasi masyarakat, di antaranya kebutuhan rehabilitasi Aula Kantor Camat Kampar Kiri yang selama ini menjadi pusat kegiatan sosial warga, serta pembenahan sekolah dan infrastruktur dasar lainnya.

Musrenbang ini diharapkan menjadi fondasi pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Kampar Kiri.***(feb)

#Rakyat

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index