Bengkalis (Sangkala.id)-Dalam suasana khidmat di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (5/1/2026), Bupati Bengkalis Kasmarni menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK Paruh Waktu kepada ratusan tenaga kerja daerah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk penghargaan atas kompetensi, dedikasi, dan loyalitas mereka dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
"Ini bukan hadiah, tetapi hasil dari proses dan perjuangan panjang," ujar Kasmarni.
Bupati menegaskan, selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Bagus Santoso, tidak ada tenaga honorer yang diberhentikan. Sebaliknya, pemerintah daerah terus memperjuangkan status dan kepastian hukum bagi mereka melalui skema PPPK Paruh Waktu.
Dalam arahannya, Kasmarni menyampaikan tiga pesan penting yaitu Tingkatkan integritas dan disiplin kerja. PPPK diminta segera bergerak dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tingkatkan kompetensi dan profesionalisme. Aparatur harus adaptif terhadap tuntutan birokrasi modern dan berpegang pada nilai ASN BerAKHLAK. Jaga citra pemerintah. PPPK diimbau menjadi penyampai informasi yang benar dan menepis isu-isu menyesatkan di masyarakat dan media sosial.
Selain itu, Bupati meminta kepala perangkat daerah untuk melakukan evaluasi kinerja triwulanan, menggantikan pola tahunan sebelumnya. Evaluasi ini bertujuan menumbuhkan budaya kerja yang tertib dan berorientasi hasil. Aparatur yang disiplin dan berprestasi akan diberi apresiasi, sementara yang belum menunjukkan perbaikan akan mendapat pembinaan.
"Status paruh waktu bukan alasan bekerja setengah hati. Justru dari keterbatasan itu harus lahir semangat dan etos kerja tinggi," tegasnya.
Kasmarni menutup sambutannya dengan kutipan Imam Al-Ghazali, mengingatkan bahwa nilai seseorang diukur dari amanah yang dijaga dengan tanggung jawab. Ia mengajak seluruh PPPK Paruh Waktu membangun Bengkalis dengan semangat kebersamaan dan pengabdian tulus demi pemerintahan yang baik dan pelayanan publik berkualitas.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bagus Santoso, Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, pejabat Forkopimda, serta para camat dan kepala perangkat daerah se-Kabupaten Bengkalis.***(Ramd)