PHR Bagikan 18.750 Masker KN95 Kepada Warga Terdampak Asap Karhutla di Riau

PHR Bagikan 18.750 Masker KN95 Kepada Warga Terdampak Asap Karhutla di Riau
PT Pertamina Hulu Rokan salurkan bantuan Masker KN95 kepada Pemerintah Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan perusahaan kepada masyarakat terdampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pekanbaru (Sangkala.id)-Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Di tengah kondisi udara yang kian mengkhawatirkan dan mengancam kesehatan pernapasan warga, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa 18.750 masker standar KN95 sebagai bentuk tanggap darurat dan kepedulian sosial perusahaan.

Bantuan ini didistribusikan secara merata melalui pemerintah kecamatan di 25 kecamatan yang tersebar di tujuh kabupaten/kota sekitar wilayah operasi PHR. Sebanyak 375 box masker disiapkan, di mana setiap kecamatan menerima alokasi 15 box (berisi 750 masker). Melalui koordinasi erat dengan pemerintah setempat, penyaluran ini dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling rentan dan terdampak langsung oleh paparan kabut asap.

Masker medis KN95 menjadi kebutuhan krusial bagi warga yang tidak memiliki pilihan selain tetap beraktivitas di luar rumah. Partikel mikro (particulate matter) dari asap kebakaran dapat menembus sistem pernapasan dan memicu gangguan kesehatan akut seperti ISPA. Kehadiran perlengkapan pelindung ini diharapkan mampu menekan risiko paparan zat berbahaya di udara secara signifikan.

Manager Relations Zona PHR, Rudi Arief, menegaskan bahwa aksi responsif ini merupakan ikhtiar PHR dalam membantu masyarakat di saat-saat situasi krisis.

“PHR senantiasa berupaya memberikan kontribusi nyata dan kepedulian mendalam kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi ancaman dampak asap karhutla. Kami berharap bantuan masker KN95 ini dapat menjadi garda perlindungan diri yang bermanfaat bagi warga saat terpaksa beraktivitas di luar ruangan,” ujar Rudi.

Tidak hanya berfokus pada masyarakat umum, PHR juga menerapkan protokol perlindungan ketat di internal perusahaan guna menjaga keselamatan para pekerja dan mitra kerja yang bertugas di lapangan.

“Kami turut mengingatkan seluruh insan PHR dan mitra kerja untuk senantiasa mengutamakan aspek keselamatan dan kesehatan kerja, serta mematuhi panduan operasional khusus yang telah ditetapkan selama kondisi darurat asap ini berlangsung,” tambahnya.

Camat Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir H Sukirman, S.Ag., M.Pdi mengapresiasi PHR. "Kami apresiasi atas kepedulian PHR, semoga operasinya terus berjalan lancar dan terus membawa dampak positif bagi bangsa dan negara," ujarnya.

Selain itu Camat Pinggir, Kabupaten Bengkalis Zama Rico Dakanahay S.Sos M.Si mengapresiasi bantuan masker yang diberikan PHR kepada masyarakat.

"Kami apresiasi atas kepedulian PHR, semoga operasinya terus berjalan lancar dan terus membawa dampak positif bagi bangsa dan negara," ujarnya.

Camat Rantau Kopar, Nasruddin, S.Pd juga menyampaikan hal serupa. “Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih kepada PT PHR WK Rokan atas bantuan masker yang sangat cepat dan tanggap ini. Bantuan ini sangat tepat momen dan amat membantu masyarakat Kecamatan Rantau Kopar dalam menghadapi kondisi kabut asap tebal yang membahayakan kesehatan. Semoga PHR selalu sukses dalam menjalankan operasionalnya,” ujarnya.

Di tengah pekatnya kabut asap yang melanda warga Riau, ribuan masker yang terdistribusi ini membawa makna lebih dari sekadar alat pelindung fisik. Aksi nyata ini menjadi bentuk sinergi dan solidaritas bahwa penanganan dampak bencana lingkungan membutuhkan langkah bersama dan kepedulian manunggal antara perusahaan, pemerintah daerah, pekerja, dan seluruh lapisan masyarakat.***

#Rakyat

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index