Milad ke-28 PAN Kampar: Santuni 135 Anak Yatim, Kader Diminta Gerak Cepat

Milad ke-28 PAN Kampar: Santuni 135 Anak Yatim, Kader Diminta Gerak Cepat

Kampar (Sangkala.id)-Milad ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Kampar tak sekadar seremoni. DPD PAN Kampar memilih merayakannya bersama 135 anak yatim melalui tasyakuran dan pemberian santunan, Sabtu (23/8/2026).

Kegiatan itu menjadi penanda arah baru PAN Kampar: gerak cepat, bantu rakyat.
Ketua DPD PAN Kampar, Zulpan Azmi, mengatakan usia 28 tahun harus menjadi momentum memperkuat kedekatan kader dengan masyarakat. Anak yatim, fakir miskin dan warga yang membutuhkan perhatian menjadi bagian dari sasaran utama.

“Kalau kami tidak dekat dengan masyarakat, berarti kami tidak amanah. Karena itu, kami ingin terus dekat dengan anak-anak yatim, fakir miskin dan masyarakat,” kata Zulpan.

Santunan diberikan kepada anak-anak dari Panti Muhammadiyah Putra dan Putri Kampar serta anak yatim dari masyarakat umum.

Zulpan juga membuka ruang bagi pihak panti menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Aspirasi itu akan diteruskan melalui anggota DPRD dari Fraksi PAN di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Menurut dia, persoalan masyarakat tak berhenti pada bantuan sosial. Infrastruktur, kesejahteraan dan kebutuhan dasar membutuhkan respons cepat serta skala prioritas yang jelas.

“Tagline Ketua Umum kita adalah Gerak Cepat, Bantu Rakyat. Ini menjadi simbol agar seluruh kader bergerak cepat dalam merespons kondisi masyarakat,” ujarnya.

Ia meminta gerak tersebut tidak hanya berhenti di tingkat pengurus. Kader hingga desa, dusun dan RW diminta hadir di tengah warga dan mengenali persoalan yang paling mendesak.

Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Riau sekaligus pengurus DPW PAN Riau, Diski, menegaskan kedekatan PAN dengan Muhammadiyah. Ia menyebut hubungan keduanya memiliki akar sejarah yang kuat.

“PAN lahir dari rahim Muhammadiyah,” kata Diski.

Kedekatan itu, menurut dia, perlu terus dirawat melalui komunikasi dan kerja sosial, termasuk bersama Panti Muhammadiyah di Kampar.

Di sisi politik, PAN mulai memasang target untuk Pemilu 2029. Saat ini Fraksi PAN memiliki lima kursi di DPRD Kampar. Target berikutnya: sedikitnya tujuh kursi.
“Harapan kita di 2029 Fraksi PAN di DPRD Kampar setidaknya ada satu per dapil, minimal tujuh kursi,” ujarnya.

Target itu menjadi pekerjaan rumah bagi kader PAN Kampar. Perolehan kursi tidak hanya ditentukan kerja politik menjelang pemilu, tetapi juga seberapa kuat partai menjaga hubungan dengan masyarakat.

Perwakilan Panti Muhammadiyah, Muhammad Yunus, mengapresiasi perhatian PAN Kampar. Ia mengatakan komunikasi dengan jajaran PAN selama ini berjalan baik, terutama saat panti menyampaikan kebutuhan.

“Kami sangat berterima kasih kepada DPD PAN Kabupaten Kampar yang selalu berkontribusi untuk dua panti ini,” katanya.

Milad ke-28 PAN juga diikuti secara nasional melalui Zoom, melibatkan DPP, DPW dan DPD PAN se-Indonesia. Rangkaian kegiatan di Riau turut diisi anjangsana ke kediaman salah satu pendiri dan tokoh PAN Riau, H. Djuharman Arifin, di Taman Agrowisata Bukit Na’ang, Bangkinang.

Bagi PAN Kampar, peringatan 28 tahun bukan sekadar mengenang sejarah. Momentum itu dipakai untuk menguji kembali kedekatan partai dengan rakyat dari panti asuhan hingga persoalan infrastruktur di tingkat paling bawah.***(feb)

#Politik

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index