Pelalawan (Sangkala.id)-Tim gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI dan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) Perusahaan Sari Lembah Subur (SLS) dan GH serta BPBD dan Manggala Agni terlihat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kecamatan Kerumutan dengan total luas lahan yang terbakar sebanyak 10 hektar.
Pemadaman tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara S.I.K, pada hari Selasa, (05/08/2026) yang berada di 2 titik. Titik pertama Lingkungan Air Kuning, Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan dengan koordinat 0°8'0.78" S, 102°19'17.65" E. Lahan gambut semak belukar milik masyarakat dengan luas ± 15 Ha. Titik kedua Dusun Sungai Buluh, Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan dengan koordinat 0°0'49.14" S, 102°20'9.06" E. Luas lahan ± 12 Ha milik Desa Mak Teduh.
Personil yang diterjunkan dari Polri BKO Polres 20 personel, Polsek Kerumutan 9 personel, Polsek Pkl Kuras 5 personel, Polsek Pkl Lesung 2 personel, Polsek Ukui 5 personel. TNI 6 personel, BPBD 14 personel, Manggala Agni 24 orang, RPK PT. SLS 11 orang, RPK PT. GH 25 orang, dan 10 orang masyarakat. Total sinergi lintas sektor dikerahkan ke lokasi.
Peralatan yang digunakan antara lain 2 unit Ministrike Polres Pelalawan, 4 unit Ministrike PT. SLS, 2 unit Ministrike PT. GH, 2 unit Ministrike BPBD, 1 unit mesin pompa besar PT. GH, 2 unit Helikopter water bombing BNPB, dan 1 unit alat berat. Jarak tempuh dari Polsek Kerumutan ke lokasi ± 25 Km perjalanan darat.
" Kami bersama TNI, BPBD, Manggala Agni dan perusahaan tidak akan berhenti melakukan pemadaman sampai api benar-benar padam. Ini bentuk komitmen kita menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat Pelalawan dari dampak asap," ujar AKBP John Louis.
Selain melakukan pemadaman titik api tim dilapangan juga membuat sekat bakar, dan pendinginan dan kendala yang dirasakan selama melakukan pemadaman yakni cuaca sangat panas ditambah angin kencang sehingga memperluas titik api dan menyulitkan pemadaman.
" Hingga laporan ini disampaikan kondisi terakhir titik api di kedua lokasi masih menyala. Tim gabungan juga terus melakukan penyiraman dan pemantauan untuk mencegah api meluas," sebut Kapolres.
Kapolres Pelalawan mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pelaku pembakaran lahan dan hutan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.***(Tom)