Kampar (Sangkala.id)-Pemerintah Kabupaten Kampar bersama DPRD Kampar resmi membuka Kelas Belajar Wirid Budaya Adat Istiadat di Rumah Dinas Ketua DPRD Kampar, Senin, 20 Juli 2026. Program ini menjadi upaya memperkuat pelestarian adat dan budaya daerah di tengah arus modernisasi.
Pembukaan dilakukan Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata Kampar Hafis. Kegiatan turut dihadiri Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Budaya Adat Istiadat Kampar (LPP BAIK) Usman Efendi, Ketua Harian LPP BAIK Syamsul Azwar, serta ninik mamak se-Kabupaten Kampar.
LPP BAIK merupakan lembaga yang fokus melestarikan budaya dan adat Kampar, termasuk tradisi Basiacuong. Melalui kelas belajar ini, peserta dibekali pemahaman mengenai nilai adat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda.
Ahmad Taridi menilai adat istiadat merupakan identitas masyarakat Kampar. Karena itu, pelestarian budaya tidak cukup sebatas mengenang, tetapi harus dipelajari, dipahami, dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kampar Hafis menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh program LPP BAIK. Dukungan itu sejalan dengan visi pembangunan Kampar sebagai daerah yang agamis, berbudaya, maju, dan berkelanjutan.
Pemkab Kampar juga menyiapkan sinergi bersama DPRD agar program LPP BAIK mendapat dukungan dalam rancangan APBD 2027. Langkah tersebut diharapkan memperkuat pelestarian budaya sekaligus menjaga jati diri masyarakat Kampar.***