Pekanbaru (Sangkala.id)-Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru kembali menggelar Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Aula Sahardjo, Selasa (7/7). Program ini menyasar warga binaan yang mengidap atau berisiko mengalami diabetes melitus dan hipertensi.
Kegiatan berlangsung melalui kerja sama dengan Laboratorium Thamrin Pekanbaru. Peserta menjalani pemeriksaan darah puasa, kadar gula darah, serta pemeriksaan penunjang lain guna mendeteksi dan memantau perkembangan penyakit kronis sejak dini.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas memberikan edukasi tentang pola hidup sehat, pengendalian penyakit kronis, serta pentingnya menjaga keseimbangan pola makan dan aktivitas fisik.
Dokter senior Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dr. Yani, menilai Prolanis menjadi langkah penting untuk memantau kondisi kesehatan warga binaan secara berkala sehingga penanganan diabetes dan hipertensi dapat dilakukan lebih cepat.
Seorang peserta Prolanis, Firdaus, mengaku terbantu dengan pemeriksaan rutin tersebut. Ia kini lebih memahami kondisi kesehatannya sekaligus mendapat pendampingan mengenai pola makan dan gaya hidup sehat.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan Prolanis merupakan bagian dari komitmen meningkatkan layanan kesehatan berkelanjutan bagi warga binaan. Program ini juga mendukung proses pembinaan melalui peningkatan kesadaran menjaga kesehatan.
Lapas Pekanbaru memastikan kegiatan serupa terus digelar secara berkala melalui sinergi dengan Laboratorium Thamrin sebagai upaya deteksi dini dan pengendalian penyakit kronis di lingkungan pemasyarakatan.***