Polisi Ringkus Debt Collector Brutal Ngamuk di Kedai Kopi, Aniaya Korban dan Peras Uang

Polisi Ringkus Debt Collector Brutal  Ngamuk di Kedai Kopi,  Aniaya Korban dan Peras Uang

Pekanbaru (Sangkala.id)-Aksi brutal sekelompok debt collector mengguncang Jalan Belimbing, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Sabtu (25/4). Kekerasan disertai pemerasan terjadi di sebuah kedai kopi, korban dipukul hingga luka di kepala. Polisi bergerak cepat, empat pelaku langsung dibekuk.

Tim gabungan Resmob Polda Riau bersama Satreskrim Polresta Pekanbaru mengamankan empat pria berinisial AD, DO, DA, dan HS. Pengejaran masih berlangsung terhadap pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam aksi tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, menegaskan penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait aksi kekerasan dan pemerasan secara bersama-sama di muka umum.

Peristiwa bermula saat korban, Sayuti Malik Panai (56), yang memegang kuasa atas kendaraan milik Aldela, dihentikan secara paksa. Sekelompok pria mengaku sebagai debt collector langsung mengambil alih kendaraan.

Aksi tidak berhenti di situ. Pelaku juga meminta sejumlah uang kepada korban. Upaya mediasi berubah ricuh, cekcok memanas, korban langsung dihajar. Pukulan tangan dan hantaman kursi mendarat di kepala korban hingga terluka.
Tidak terima, korban melapor ke polisi. Aparat bergerak cepat, memburu dan meringkus para pelaku.

"Penarikan kendaraan secara paksa di jalan, apalagi disertai kekerasan, masuk tindak pidana. Ini kami tindak tegas," kata Kombes Hasyim.

Polisi turut mengamankan barang bukti satu unit mobil Toyota Fortuner yang sempat dikuasai pelaku. Kasus terus dikembangkan guna membongkar jaringan dan menangkap pelaku lain.

Polda Riau menegaskan perang terhadap praktik premanisme berkedok penagihan utang. Masyarakat diminta tidak takut melapor jika menemukan aksi serupa.

"Tidak ada ruang bagi premanisme. Penegakan hukum berjalan tanpa kompromi,"  tegas Hasyim.***

#Hukum

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index