Dari 1,5 Ton ke Target 5 Ton, Petani Pulau Muda Genjot Produksi Padi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:55:54 WIB

Pelalawan (Sangkala.id)-Hamparan sawah di Desa Pulau Muda, Kabupaten Pelalawan, perlahan berubah menjadi sumber penghidupan yang lebih menjanjikan. Kelompok Tani Tanjung Pulai Sejahtera kini membidik produktivitas hingga 5 ton padi per hektare setelah sebelumnya hanya sekitar 1,5 ton.

Kelompok tani yang diketuai Medy itu berdiri sejak 2017. Kini terdapat 32 anggota aktif dengan lahan garapan sekitar 33 hektare.

Perubahan mulai terasa sejak kelompok tersebut menjadi mitra binaan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) pada 2024. Pendampingan menyasar peningkatan kapasitas petani dan perbaikan pola budidaya.

Petani mendapat pelatihan, coaching, studi banding, demplot, serta dukungan sarana produksi seperti pupuk, insektisida, herbisida dan hand tractor.

“Dengan selalu dibina RAPP, kami semakin banyak mengetahui ilmu baru. Dari studi banding, ada pengetahuan dan pengalaman yang bisa kami bawa pulang untuk diterapkan di kelompok,” kata Medy.

Hasilnya mulai terlihat. Sepanjang 2025, kelompok tersebut mencatat panen 62.168 kilogram dengan nilai penjualan sekitar Rp870,35 juta.

Kualitas beras juga meningkat. Beras yang sebelumnya masih banyak kotoran dan memiliki tingkat beras patah cukup tinggi kini lebih baik. Harga jual ikut naik dari sekitar Rp12 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram.

CD Head RAPP Ferdinand Leohansen Simatupang mengatakan potensi lahan Pulau Muda masih terbuka. Pendampingan diarahkan agar petani mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen dan kemandirian usaha tani.

Medy berharap pengembangan pertanian padi tidak berhenti pada peningkatan produksi. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh petani, kata dia, penting menjadi bekal bagi generasi berikutnya.

“Potensi lahan masih cukup besar. Kekompakan kelompok, pengetahuan dan teknologi menjadi kunci agar pertanian padi terus berkembang,” ujarnya.***

Terkini