Karhutla Gambut Inhu Makin Sulit Dijangkau

Rabu, 16 September 2026 | 22:30:15 WIB

Riau (Sangkala.id)-Api belum sepenuhnya jinak di sejumlah kawasan gambut Indragiri Hulu. Memasuki Rabu, 16 September 2026, Manggala Agni Sumatera VII Rengat masih berjibaku memadamkan kebakaran di tiga desa. Medan berat, akses terbatas, sumber air dan bahan bakar padat memperlambat operasi.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sumatera, Ferdian, mengatakan penanganan masih berlangsung di Desa Pulau Jum'at, Kecamatan Kuala Cenaku; Kampung Pulau dan Rantau Mampesai, Kecamatan Rengat.

Di Pulau Jum'at, operasi memasuki hari kelima. Tim membuka akses menuju kepala api menggunakan lima alat berat, membangun embung, serta melakukan serangan langsung. Operasi darat mendapat dukungan helikopter water bombing.

“Belum semua akses menuju kepala api dapat diakses tim darat,” kata Ferdian.

Kondisi angin, keterbatasan sumber air dan bahan bakar padat menjadi kendala utama. Pangdam XIX Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau juga meninjau langsung lokasi operasi pada Rabu.

Sementara di Kampung Pulau, pemadaman baru memasuki hari pertama. Titik api tersebar dan sebagian lokasi hanya dapat dicapai dengan berjalan kaki sekitar lima kilometer dari batas kendaraan.

Kondisi berbeda terjadi di Rantau Mampesai. Api berada di kawasan hutan primer Suaka Margasatwa Kerumutan. Manggala Agni bersama BBKSDA Riau harus menggunakan jalur perairan menuju titik kebakaran. Debit sungai yang menurun memaksa personel turun ke air untuk mendorong perahu.

Di Bengkalis, kebakaran lahan gambut juga masih menyisakan asap. Di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, sekitar enam hektare lahan gambut APL terbakar. Hingga hari ketiga, sekitar 3,3 hektare sudah dipadamkan.

Vegetasi sagu, pakis, resam dan semak belukar membuat bara berpotensi bertahan di bawah permukaan gambut. Manggala Agni bersama BPBD, TNI dan Polri masih melakukan pendinginan. Operasi turut mendapat dukungan water bombing BNPB.

Keterbatasan sumber air menjadi persoalan utama di lokasi tersebut.

Luas akhir kebakaran di tiga lokasi Inhu masih dalam proses penghitungan. Tim gabungan terus mengupayakan pemadaman, sekaligus membuka akses agar titik api yang sulit dijangkau dapat ditangani.***

Terkini

Keselamatan Jadi Taruhan Utama Transportasi Meranti

Kamis, 17 September 2026 | 15:22:45 WIB

DPRD Rokan Hilir Dorong Perda "Rokan Hilir Hijau"

Kamis, 17 September 2026 | 14:06:51 WIB

DPRD Rohil Desak Pemkab Serahkan Dokumen KUA-PPAS

Kamis, 17 September 2026 | 13:51:47 WIB