Lapas Pasir Pangarayan Sisir Kamar Hunian, TNI Ikut Razia, Tes Urine Warga Binaan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:30:05 WIB

Rohul (Sangkala.id)-Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan memperketat pengawasan di dalam blok hunian. Bersama personel TNI, petugas menggelar razia gabungan untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Selasa (4/8).

Pemeriksaan menyasar seluruh kamar hunian dan warga binaan. Petugas memeriksa badan penghuni lapas sekaligus menggeledah barang-barang di dalam kamar guna memastikan tidak ada benda terlarang yang tersimpan.

Razia dipimpin Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Moch. Subhan Zakaria, bersama jajaran pengamanan Lapas Pasir Pangarayan. Keterlibatan TNI menjadi bagian dari penguatan sinergi pengamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang melanggar tata tertib lapas. Seluruh barang langsung didata sebagai barang bukti dan diproses sesuai ketentuan sebelum dimusnahkan.

Selain penggeledahan, petugas juga mengambil sampel tes urine terhadap 20 warga binaan. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Temuan tersebut menjadi indikator pengawasan dan pembinaan di dalam lapas masih berjalan efektif.

Subhan mengatakan razia gabungan merupakan langkah preventif yang dilaksanakan secara berkala untuk menutup celah masuknya barang terlarang sekaligus menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.

"Hasil tes urine yang seluruhnya negatif menunjukkan upaya pencegahan, pengawasan, dan pembinaan berjalan baik. Sinergi bersama TNI akan terus diperkuat demi menciptakan lapas yang aman, tertib, dan kondusif," katanya.

Kegiatan itu juga menjadi bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, terutama agenda pemberantasan peredaran narkoba dan berbagai bentuk kejahatan di lingkungan lapas dan rumah tahanan.

Razia rutin diposisikan sebagai instrumen deteksi dini untuk mencegah gangguan kamtib sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.***(ando)

Terkini