Wisuda ke-15 Politeknik Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lulusan Jadi SDM Unggul dan Pencipta Lapangan Kerja

Wisuda ke-15 Politeknik Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lulusan Jadi SDM Unggul dan Pencipta Lapangan Kerja

Kampar (Sangkala.id)-Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, mendorong Politeknik Kampar terus melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul, terampil, inovatif, dan berdaya saing untuk menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Yuzar saat menghadiri Wisuda ke-15 Politeknik Kampar di Grand Ballroom Furaya Hotel Pekanbaru, Senin (19/10/2026). Sebanyak 214 lulusan diwisuda dalam momentum yang menjadi penanda berakhirnya pendidikan formal sekaligus awal memasuki dunia profesional.

“Kami sangat yakin lulusan Politeknik Kampar menjadi generasi unggul, terampil, inovatif, dan berdaya saing yang mampu menciptakan peluang kerja serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Ahmad Yuzar.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar sekaligus sebagai Pembina Yayasan Datuk Tabano, ia mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia mengingatkan, gelar akademik bukan satu-satunya modal untuk meraih keberhasilan. Lulusan juga harus memiliki keterampilan, kemampuan memecahkan persoalan, keberanian berinovasi, serta kesiapan beradaptasi dengan perubahan.

“Dunia kerja dan dunia usaha saat ini tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi juga keterampilan, kemampuan menyelesaikan persoalan, keberanian berinovasi, serta kesiapan beradaptasi dengan perubahan zaman. Karena itu, jangan pernah berhenti belajar setelah meninggalkan kampus. Jadilah pribadi yang tidak hanya menunggu kesempatan, tetapi mampu menciptakan kesempatan,” tegasnya.

Menurut Ahmad Yuzar, lulusan perguruan tinggi vokasi memiliki peluang besar untuk menjadi tenaga kerja terampil sekaligus penggerak ekonomi. Dengan bekal kompetensi dan semangat kewirausahaan, mereka diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti pada kebanggaan mengenakan toga. Ilmu yang diperoleh selama kuliah harus diterapkan dalam kehidupan nyata, disertai kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab.

“Jangan hanya bangga karena telah berhasil melewati pintu pendidikan, tetapi banggalah ketika ilmu yang diperoleh mampu membuka pintu kehidupan bagi diri sendiri dan orang lain. Bawalah nama baik keluarga, harumkan nama Politeknik Kampar, serta berikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dan Indonesia,” pesannya.

Direktur Politeknik Kampar, Dr. Nina Veronica, S.T., M.Sc., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan Wisuda ke-15 menjadi momentum penting bagi 214 lulusan yang telah melewati berbagai tantangan selama menempuh pendidikan. Sejak berdiri pada 2011, Politeknik Kampar telah melahirkan lebih dari 1.500 lulusan melalui pendidikan vokasi yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan industri.

Politeknik Kampar memiliki program unggulan Diploma III Pengolahan Sawit dan Diploma III Perawatan Mesin. Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan tenaga terampil yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sektor industri, khususnya perkebunan dan pengolahan kelapa sawit.

Nina juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Datuk Tabano, Pemerintah Kabupaten Kampar, serta mitra industri dan perbankan yang mendukung pengembangan pendidikan vokasi. Dukungan turut datang dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) melalui program beasiswa sumber daya manusia perkebunan bagi mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha menjadi faktor penting untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap memasuki dunia kerja.

Ketua Yayasan Datuk Tabano, Eka Sumahamid, S.T., M.Si., turut mengapresiasi kehadiran Bupati Kampar dalam prosesi wisuda tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta dunia usaha dan industri untuk menghasilkan generasi inovatif yang mampu menjawab kebutuhan pasar kerja.

Eka juga mengingatkan para lulusan agar menjaga integritas, etika, dan nama baik almamater. Kompetensi akademik dan keterampilan teknis, menurutnya, harus berjalan seiring dengan karakter serta tanggung jawab sosial agar ilmu yang dimiliki benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Prosesi wisuda tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Riau Devi Rizaldi, Rektor Institut Teknologi Pelalawan Tengku Dahril, Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, jajaran civitas akademika Politeknik Kampar, pengurus Yayasan Datuk Tabano, perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, mitra perusahaan dan perbankan, serta orang tua wisudawan.*** (feb)

#Pendidikan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index