MoU Pekanbaru-Bandung Bidik Investasi dan Pembukaan Rute Penerbangan Langsung

MoU Pekanbaru-Bandung Bidik Investasi dan Pembukaan Rute Penerbangan Langsung

Bandung (Sangkala.id)-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama antardaerah di Kota Bandung. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis mempercepat pembangunan, memperkuat ekonomi daerah, dan meningkatkan daya saing Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau.

Kerja sama mencakup pelayanan publik, investasi, pemerintahan digital, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penataan kawasan perkotaan, pengembangan ekonomi kreatif, hingga penguatan konektivitas antardaerah.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menilai Bandung memiliki banyak inovasi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan kota. Pengalaman tersebut akan menjadi referensi bagi Pekanbaru untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mempercepat pembangunan.

Salah satu fokus pembahasan ialah dukungan terhadap rencana beroperasinya kembali Bandara Husein Sastranegara pada 17 September mendatang. Momentum itu dimanfaatkan kedua pemerintah daerah untuk mengusulkan pembukaan kembali rute penerbangan langsung Pekanbaru–Bandung kepada Kementerian Perhubungan, pengelola bandara, dan maskapai penerbangan.

Agung mengatakan penerbangan langsung akan mempermudah mobilitas masyarakat, pelaku usaha, mahasiswa, wisatawan, serta aparatur pemerintah. Konektivitas tersebut juga membuka peluang lebih besar bagi investasi, perdagangan, pendidikan, pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, kesehatan, dan pelayanan publik.

Pemko Pekanbaru memperkirakan pembukaan rute tersebut turut meningkatkan kunjungan masyarakat dari Jawa Barat. Dampaknya diharapkan mampu menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, hiburan, penyelenggaraan berbagai kegiatan, sekaligus mendongkrak PAD.

Di sektor perdagangan, konektivitas udara dinilai memperkuat rantai pasok antara Sumatera dan Jawa. Waktu distribusi barang menjadi lebih singkat sehingga meningkatkan efisiensi logistik dan daya saing ekonomi kedua daerah.

Pemko Pekanbaru juga menawarkan kemudahan investasi melalui sistem perizinan digital yang cepat, transparan, dan memiliki kepastian layanan bagi investor asal Bandung.

Selain bidang ekonomi, kerja sama ini mencakup pertukaran pengalaman dalam peningkatan PAD, penataan kawasan bersejarah, ruang terbuka hijau (RTH), jaringan utilitas dan kabel optik, serta pengembangan pemerintahan digital dan pelayanan publik.

Kedua pemerintah daerah juga memperkuat kolaborasi di sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik, termasuk kemudahan akses layanan bagi warga Pekanbaru yang berada di Bandung, khususnya mahasiswa.

Agung menegaskan penandatanganan MoU menjadi awal pelaksanaan program nyata, bukan sekadar seremoni. Kolaborasi antardaerah diharapkan memperluas investasi, memperkuat konektivitas, meningkatkan pelayanan masyarakat, serta mendorong Pekanbaru sejajar dengan kota-kota besar di Indonesia.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antarkota menjadi sarana bertukar inovasi dan mempercepat pembangunan. Ia juga mengapresiasi berbagai program yang dijalankan Pemko Pekanbaru dan berharap seluruh kesepakatan segera diwujudkan, termasuk pembukaan kembali rute penerbangan langsung Pekanbaru–Bandung.***

#Pemerintahan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index