Dahlan Iskan Soroti Surat Afni ke Presiden Tagih Rp1 Triliun Dana Bagi Hasil

Dahlan Iskan Soroti Surat Afni ke Presiden Tagih Rp1 Triliun Dana Bagi Hasil

Pekanbaru (Sangkala.id)-Pendiri Disway, Dahlan Iskan, menyoroti langkah Bupati Siak Afni Zulkifli yang menyurati Presiden guna menagih dana bagi hasil (DBH) yang belum diterima Kabupaten Siak. Sorotan itu tertuang dalam Catatan Harian Pagi berjudul Bagi Hasil yang terbit Sabtu, 13 Juni 2026.

Dalam tulisannya, Dahlan menilai protes paling keras terkait keterlambatan transfer dana pusat datang dari Siak. Afni disebut tidak berhenti pada penyampaian aspirasi dalam forum kepala daerah, tetapi memilih mengirim surat langsung kepada Presiden.

Menurut Dahlan, Siak masih menunggu pencairan DBH tahun berjalan sekitar Rp500 miliar. Selain itu, terdapat tunggakan tahun-tahun sebelumnya yang nilainya hampir Rp500 miliar. Total dana yang belum diterima mencapai sekitar Rp1 triliun.

Persoalan tersebut memperberat kondisi fiskal daerah. Afni, yang baru memimpin Siak, juga harus menghadapi warisan utang daerah sekitar Rp300 miliar. Situasi itu dinilai menyulitkan realisasi berbagai program dan janji pembangunan.

Dahlan turut mengulas perjalanan politik Afni yang memenangkan Pilkada setelah melewati sengketa di Mahkamah Konstitusi. Ia menggambarkan Afni sebagai putra daerah bergelar doktor yang berangkat dari dunia jurnalistik sebelum terjun ke pemerintahan.

Dalam catatan itu, Afni juga mengingatkan kontribusi historis Siak bagi Republik Indonesia melalui Kerajaan Siak Sri Indrapura dan Sultan Syarif Kasim II yang menyerahkan harta serta wilayahnya untuk mendukung perjuangan kemerdekaan.

Tulisan Dahlan mencerminkan kegelisahan daerah penghasil terhadap keterlambatan penyaluran dana bagi hasil, sumber pendapatan penting bagi pembangunan. Di tengah tekanan efisiensi anggaran nasional, tuntutan daerah agar hak fiskalnya segera dibayarkan menjadi isu yang kian mengemuka.***

#Pemerintahan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index