PTPN IV Gandeng TNI-Polri serta Masyarakat Perangi Narkoba dan Pencurian Sawit di Kampar

PTPN IV Gandeng TNI-Polri serta Masyarakat Perangi Narkoba dan Pencurian Sawit di Kampar

Kampar (Sangkala.id)-PTPN IV Regional III memperkuat sinergi bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba serta tindak pencurian kelapa sawit di wilayah Kabupaten Kampar.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan pencegahan pencurian tandan buah segar (TBS) maupun brondolan di Dusun II Kota Batak, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung.

Manager PTPN IV Regional III Kebun dan PKS Sei Garo Rico Irwansyah Surbakti mengatakan penyalahgunaan narkoba kerap menjadi pemicu munculnya berbagai tindak kriminal, termasuk pencurian hasil perkebunan yang merugikan negara dan mengganggu keamanan masyarakat.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi langkah penting untuk menekan persoalan narkoba sekaligus tindak kriminal di lingkungan sekitar operasional perusahaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Tapung, Danramil 16 Tapung, dan pemerintah Kecamatan Tapung yang telah berkolaborasi mengatasi persoalan penting ini. Semoga kolaborasi yang sudah kita jalin hari ini bisa membuahkan hasil positif guna melindungi generasi muda kita,” ujar Rico.

Ia menegaskan, perang melawan narkoba membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Apalagi, Provinsi Riau yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka memiliki tantangan tersendiri dalam menghadapi peredaran narkoba.

“Dan dari sini kami ingin berperan, berkontribusi, dan mendukung rekan-rekan penegak hukum serta pemerintah untuk mengatasinya. Narkoba ini adalah sumber dari beragam kejahatan, termasuk pencurian,” katanya.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh GM Distrik Timur PTPN IV Regional III Amrizal Hamdi.

Sementara itu, Kapolres Kampar Boby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Tapung Y. Emanuel Bambang Dewanto mengapresiasi langkah PTPN IV dalam mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara aparat penegak hukum dan perusahaan sangat diperlukan untuk menekan kasus pencurian kelapa sawit yang masih terjadi di Kecamatan Tapung.

“Terima kasih kepada pihak PTPN IV yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini. Mudah-mudahan dari hasil sosialisasi ini memberikan manfaat yang sangat baik terhadap menurunnya kejadian pencurian kelapa sawit di wilayah Kecamatan Tapung,” ujarnya.

Kapolsek menilai pemberantasan narkoba menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif karena peredaran narkoba tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga berkaitan erat dengan meningkatnya tindak kriminalitas.

Hal senada disampaikan Danramil 16 Tapung Devi Khairul Edward yang mengapresiasi kepedulian PTPN IV Regional III terhadap persoalan sosial dan keamanan lingkungan masyarakat.

“Kami dari Koramil 16 Tapung mengucapkan terima kasih kepada pihak PTPN IV Regional III Kebun Sei Garo yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Semoga ke depannya, apa yang menjadi kendala dan keluhan masyarakat dapat kita tangani bersama,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, PTPN IV Regional III menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan operasional perusahaan yang aman, produktif, dan berintegritas melalui penguatan hubungan harmonis bersama masyarakat dan aparat penegak hukum.

Sinergi itu diharapkan mampu menekan penyalahgunaan narkoba, mencegah pencurian hasil perkebunan, sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang aman dan kondusif di Kecamatan Tapung dan sekitarnya.***

#Rakyat

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index