Rohil (Sangkala.id)-Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepastian ini disampaikan langsung Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Fauzi, melalui sambungan, Rabu (25/3).
Fauzi menjelaskan stok BBM saat ini masih terkendali karena adanya komunikasi yang baik antara Pemerintah Daerah dengan pihak Pertamina. Hal ini menjadi jaminan bahwa distribusi BBM tetap berjalan sesuai kebutuhan.
Meski demikian, kondisi di lapangan menunjukkan adanya peningkatan konsumsi BBM. Hal ini dipicu bertambahnya jumlah warga dari luar daerah yang pulang kampung menjelang dan selama periode Lebaran.
Lonjakan arus mudik tersebut menyebabkan kebutuhan BBM meningkat secara signifikan dalam waktu singkat. Pemerintah Daerah pun segera mengambil langkah antisipasi agar pasokan tetap terjaga.
Menyikapi situasi ini, Pemda mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Sikap panik justru dapat mengganggu kelancaran distribusi dan ketersediaan BBM.
Selain itu, masyarakat juga diminta berperan aktif dalam pengawasan. Jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau kelangkaan, warga diharapkan segera melaporkan melalui call center Pertamina di nomor 135 atau layanan kepolisian di 110.
Pemerintah Daerah menekankan agar seluruh pihak tidak memanfaatkan situasi dengan mengambil keuntungan berlebih. Mengingat tingginya kebutuhan BBM selama Lebaran merupakan kepentingan bersama yang harus dijaga.
Fauzi menambahkan, kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama agar distribusi BBM tetap lancar. Dengan sinergi tersebut, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.
Pemda juga berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dengan Pertamina dan aparat terkait. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada hambatan dalam proses distribusi BBM di wilayah Bagansiapiapi.
Dengan adanya kepastian stok BBM yang aman, masyarakat diharapkan dapat menjalani aktivitas Lebaran dengan tenang. Pemerintah optimistis bahwa kebutuhan energi selama periode ini akan tetap terpenuhi tanpa kendala berarti.***(zal)