Apel Kesiapsiagaan Jangan Sekadar Seremoni, 75 Persen Sinaboi Lahan Gambut Rawan Karhutla

Apel Kesiapsiagaan Jangan Sekadar Seremoni, 75 Persen Sinaboi Lahan Gambut Rawan Karhutla

Rohil (Sangkala.id)-Kecamatan Sinaboi kembali menggelar Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Rabu (11/2/2026), di halaman Kantor Camat. Namun, dengan fakta bahwa sekitar 75 persen wilayah Sinaboi merupakan lahan gambut rawan terbakar, publik menanti langkah konkret, bukan sekadar seremoni tahunan.

Apel dipimpin Camat Sinaboi Andri Munawar, S.STP, M.Si, didampingi Danramil 01 Bangko Kapten Karnila Wati dan Kapolsek Sinaboi Iptu Irwandi H. Turnip, SH, serta dihadiri unsur TNI-Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), lurah, datuk penghulu, hingga pelajar.

Camat Andri mengakui potensi besar Karhutla di wilayah gambut Sinaboi dan menekankan pentingnya pencegahan sejak dini. Namun, tantangan sesungguhnya adalah konsistensi pengawasan dan penindakan saat musim kemarau benar-benar tiba.

Setiap tahun, imbauan tidak membuka lahan dengan cara membakar terus digaungkan. Faktanya, kebakaran tetap berulang di sejumlah wilayah Rokan Hilir, terutama di kawasan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan.

Kapolsek Sinaboi menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap lahan yang terbakar, termasuk penyegelan dan penyitaan.

"Kami akan memeriksa pemilik lahan dan melakukan tindakan hukum. Lahan yang sudah terbakar tidak bisa digunakan lagi,"  tegas Iptu Irwandi.

Pernyataan tersebut menjadi ujian komitmen aparat di lapangan. Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan dinilai harus konsisten dan transparan, tanpa pandang bulu, agar memberikan efek jera.

Selain Karhutla, aparat juga diingatkan menjaga kondusivitas menjelang Imlek dan Ramadhan 1447 H. Namun ancaman kabut asap dan kerusakan lingkungan tetap menjadi perhatian utama masyarakat pesisir.

Apel kesiapsiagaan menjadi langkah awal. Publik kini menunggu implementasi nyata: patroli rutin, pemetaan titik rawan, kesiapan peralatan, serta pengawasan ketat terhadap aktivitas pembukaan lahan.

Sebab bagi wilayah dengan dominasi gambut seperti Sinaboi, Karhutla bukan sekadar ancaman musiman melainkan risiko tahunan yang membutuhkan tindakan tegas, bukan hanya barisan rapi saat apel.***(zal)

#Lingkungan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index