Tindak Lanjuti Instruksi Presiden, Wali Kota Agung Nugroho Minta Jajaran Pemko Pekanbaru Ubah Pola Pikir Pelayanan

Tindak Lanjuti Instruksi Presiden, Wali Kota Agung Nugroho Minta Jajaran Pemko Pekanbaru Ubah Pola Pikir Pelayanan

Pekanbaru (Sangkala.id)-Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, S.E., M.M. bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait transformasi tata kelola pemerintahan daerah.

Melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula Lantai VI Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Rabu (4/2/2026), Agung menegaskan seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru wajib melakukan perubahan pola pikir dalam melayani masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, hingga Lurah se-Kota Pekanbaru.

Agenda utama rapat adalah menyampaikan dan mendistribusikan poin-poin strategis hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama Presiden guna mewujudkan birokrasi yang lebih efisien, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.

"Kita baru saja pulang dari Rakornas. Tentu arahan dan kebijakan strategis dari Bapak Presiden Prabowo harus segera kita distribusikan kepada seluruh jajaran Pemko Pekanbaru agar ada keselarasan visi dan langkah," ujar Agung Nugroho usai memimpin rapat.

Dalam arahannya, Agung mengingatkan bahwa sumber pembiayaan pembangunan daerah berasal dari pajak yang dibayarkan masyarakat. Karena itu, ia menekankan agar APBD benar-benar dikembalikan kepada rakyat melalui program konkret yang manfaatnya dirasakan langsung.

"Masyarakat adalah pembayar pajak. APBD bersumber dari mereka, dan sudah seharusnya masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dari pemerintah kota,"  tegas Agung.

Ia menyebutkan, pelayanan tersebut meliputi perbaikan infrastruktur, pemerataan akses pendidikan, hingga layanan kesehatan yang berkualitas dan mudah dijangkau.

Selain penguatan pelayanan publik, rapat koordinasi juga membahas percepatan program Indonesia Asri. Kota Pekanbaru sendiri telah lebih dulu menginisiasi program ini sejak 2025 melalui visi Pekanbaru Green City, sebagai komitmen pemerintah kota dalam mendukung pelestarian lingkungan dan menciptakan kota yang nyaman ditinggali.

Sebagai langkah nyata, Wali Kota Agung menginstruksikan seluruh jajaran Pemko Pekanbaru untuk membudayakan aksi kebersihan lingkungan secara rutin.

"Kita wajibkan 30 menit sebelum jam kerja dimulai untuk gotong royong membersihkan lingkungan masing-masing. Ini demi menciptakan suasana kerja yang sehat sekaligus kota yang bersih," ujarnya.

Di sisi lain, penataan estetika kota juga menjadi perhatian serius ke depan. Pemerintah Kota Pekanbaru akan mengintensifkan penertiban tiang baliho dan reklame yang tidak berizin atau dipasang secara semrawut, demi mewujudkan wajah kota yang tertata dan asri.

Agung berharap sinergi kuat dari seluruh jajaran, mulai dari lurah, camat, hingga kepala OPD, agar setiap instruksi Presiden dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata di lapangan.

"Kunci keberhasilan ada pada kesamaan pola pikir dan konsistensi dalam bekerja untuk rakyat," pungkasnya.***

#Pemerintahan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index