Asap Karhutla Memburuk, Pemerintah Pekanbaru Kembali Berlakukan Sekolah Daring

Senin, 07 September 2026 | 10:07:15 WIB

Pekanbaru (Sangkala.id)-Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menghentikan sementara pembelajaran tatap muka. Siswa PAUD/TK, SD hingga SMP menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring selama dua hari, Senin-Selasa, 7-8 September 2026.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3/Disdik.Sekretaris.1/3225/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan keputusan tersebut diambil setelah kualitas udara masuk kategori Tidak Sehat berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).

"Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Daring kembali dilaksanakan selama 2 hari tanggal 7-8 September 2026," kata Jamal, Minggu (6/9/2026).

Pantauan BMKG Stasiun Pekanbaru pada Senin (7/9/2026) pukul 09.00 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 mencapai 119,3 µg/m³, masih dalam kategori Tidak Sehat.

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Pekanbaru Yasir Prayuna mengatakan kondisi udara belum menunjukkan perbaikan.

"Pantauan terupdate sampai pukul 09.00 WIB pagi ini masih dalam kategori Tidak Sehat," ujar Yasir.

Kondisi ini terjadi saat asap karhutla masih menyelimuti sejumlah wilayah Riau. Hingga pukul 23.00 WIB, tercatat 176 hotspot di Riau, turun dari 292 titik sehari sebelumnya.

Indragiri Hulu menjadi daerah dengan hotspot terbanyak, mencapai 69 titik. Selanjutnya Bengkalis 26 titik, Indragiri Hilir 21 titik, Dumai 20 titik, Pelalawan dan Siak masing-masing 12 titik, Kepulauan Meranti delapan titik, Kuantan Singingi empat titik, serta Rokan Hilir dan Rokan Hulu masing-masing dua titik.

Di Sumatera, jumlah hotspot mencapai 2.395 titik. Sumatera Selatan menjadi penyumbang terbanyak dengan 1.493 titik, disusul Jambi 285 titik dan Lampung 145 titik.

Pemko Pekanbaru juga mengimbau sekolah atau madrasah di bawah Kementerian Agama serta kementerian dan lembaga lain menyesuaikan kegiatan belajar dengan kondisi udara.

Jika kualitas udara membaik, pembelajaran tatap muka kembali digelar Rabu (9/9/2026). Siswa diwajibkan menggunakan masker.

"Apabila kondisi udara membaik pada Rabu 9 September 2026, maka seluruh siswa dapat kembali melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka dan diwajibkan menggunakan masker," kata Jamal.

BMKG masih memprakirakan hujan ringan di sejumlah wilayah Riau pada siang hingga sore hari, termasuk Rokan Hulu, Rokan Hilir, Pelalawan, Siak dan Kepulauan Meranti.***

Terkini