Korlantas-Jasa Marga Percepat Integrasi Teknologi Tol, Antisipasi Lonjakan Nataru dan Zero ODOL

Senin, 03 Agustus 2026 | 15:36:29 WIB

Jakarta (Sangkala.id)-Korlantas Polri dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat sinergi menghadapi lonjakan arus kendaraan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026-2027. Pertemuan di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Senin (3/8), juga mematangkan penerapan kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) serta integrasi teknologi pengawasan lalu lintas di jalan tol.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Wibowo menilai koordinasi lintas sektor menjadi kunci menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama menuju kawasan wisata dan jalur utama selama Operasi Lilin.

Selain membahas rekayasa lalu lintas, Korlantas meminta pembaruan progres pembangunan ruas tol baru di Jawa Tengah, Yogyakarta hingga Jawa Timur. Kehadiran jaringan tol tersebut diproyeksikan mengurai kepadatan kendaraan sekaligus memperlancar distribusi logistik menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Agenda lain mengerucut pada persiapan implementasi Zero ODOL yang ditargetkan berlaku awal tahun depan. Wibowo menegaskan penanganan kendaraan bermuatan dan berdimensi berlebih tidak cukup mengandalkan penegakan hukum di lapangan. Pembenahan harus dimulai dari sektor hulu dengan melibatkan pelaku usaha, transporter, dan pemangku kepentingan lain agar kebijakan berjalan efektif tanpa mengganggu aktivitas ekonomi.

Sebagai dukungan teknis, Jasa Marga memperluas fasilitas Weigh In Motion (WIM) dari dua menjadi delapan titik. Sistem tersebut dipadukan dengan kamera pengawas dan teknologi Light Detection and Ranging (LIDAR) untuk mendeteksi dimensi serta berat kendaraan secara real time. Seluruh data terhubung langsung ke sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Korlantas Polri.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, juga memaparkan penguatan digital melalui aplikasi Travoy berbasis Radio Frequency Identification (RFID). Data RFID akan diintegrasikan dengan data Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri serta data uji berkala Kementerian Perhubungan guna meningkatkan pengawasan kelaikan kendaraan angkutan barang.

Jasa Marga juga membuka akses pemanfaatan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) sebagai pusat kendali bersama di titik-titik strategis. Integrasi tersebut diharapkan mempercepat respons penanganan insiden sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga.

Kolaborasi Korlantas Polri dan Jasa Marga menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem jalan tol yang lebih aman, modern, efisien, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional.***

Terkini