Kades Wonosari Ajak Warga Berikan Data Akurat Melalui Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 17:40:21 WIB

Bengkalis (Sangkala.id)-Badan Pusat Statistik (BPS) Bengkalis resmi memulai pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di berbagai wilayah, termasuk Desa Wonosari. Menyambut kegiatan nasional tersebut, Kepala Desa Wonosari, Suswanto, mengimbau seluruh masyarakat serta perangkat lingkungan untuk mendukung petugas sensus yang bertugas di lapangan.

Menurut Suswanto, Sensus Ekonomi 2026 merupakan program penting yang bertujuan memperoleh data lengkap mengenai aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kami mengimbau seluruh Ketua RT, RW dan masyarakat Desa Wonosari agar menerima dengan baik kedatangan petugas Sensus Ekonomi 2026. Berikan informasi yang benar, akurat dan sesuai kondisi sebenarnya," ujar Suswanto, Jumat (19/6/2026).

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terkait keamanan data yang diberikan kepada petugas sensus. Sebab, seluruh informasi yang dihimpun BPS dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

"Jangan takut, jangan bimbang. Petugas Sensus Ekonomi akan menjaga kerahasiaan data yang diberikan masyarakat. Data tersebut tidak akan bocor dan digunakan sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Suswanto menjelaskan, partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan data yang jujur dan lengkap sangat menentukan kualitas hasil sensus. Semakin akurat data yang diperoleh, semakin tepat pula perencanaan program pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, hasil pendataan tidak hanya berguna bagi pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan potensi ekonomi desa, pemberdayaan pelaku usaha, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

"Sensus ini pada akhirnya untuk kepentingan masyarakat juga. Data yang baik akan membantu pemerintah melihat kondisi ekonomi yang sebenarnya sehingga program yang dibuat bisa lebih tepat sasaran," katanya.

Untuk memastikan pelaksanaan pendataan berjalan lancar, Suswanto juga meminta seluruh Ketua RT dan RW di Desa Wonosari agar turut mendampingi petugas sensus apabila diperlukan, terutama jika ditemukan kendala atau permasalahan saat melakukan pendataan di lapangan.

Ia berharap sinergi antara petugas BPS, perangkat desa, RT, RW dan masyarakat dapat menciptakan proses pendataan yang aman, tertib dan menghasilkan data berkualitas.

Dengan dimulainya Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Desa Wonosari berharap seluruh warga dapat berpartisipasi aktif demi terwujudnya data ekonomi yang akurat sebagai landasan pembangunan dan kemajuan desa di masa mendatang. ***(Ramd)

Terkini