Wabup Bengkalis: Pancasila Jadi Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:50:23 WIB

Bengkalis (Sangkala.id)-Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Senin (1/6/2026). Dalam kesempatan itu, Bagus menegaskan Pancasila tetap menjadi pemersatu bangsa sekaligus fondasi penting bagi terciptanya perdamaian dunia.

Saat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi, Bagus menyampaikan bahwa 1 Juni bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam jiwa setiap warga negara.

"Pancasila harus terus menyala dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Bagus.

Ia mengatakan tema Hari Lahir Pancasila 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban bagi upaya mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Menurutnya, di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan, Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bagi Indonesia. Dengan keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, Indonesia tetap kokoh dalam satu ikatan bangsa.

“Pancasila merupakan bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang bersatu dalam keberagaman,” katanya.

Bagus juga menegaskan Pancasila menjadi landasan kebijakan luar negeri bebas aktif Indonesia. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung di dalamnya dinilai sangat relevan untuk menjembatani perbedaan dan membantu penyelesaian konflik di berbagai belahan dunia.

Ia menyebut Indonesia terus menunjukkan peran nyata di tingkat internasional melalui kontribusi pasukan perdamaian di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan dan perdamaian global.

Pada kesempatan tersebut, Bagus mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan kebijakan publik yang berlandaskan keadilan sosial serta berpihak kepada masyarakat kecil.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” tutup Bagus.***(inf)

Terkini