19 Warga Binaan Lapas Pekanbaru Terima Remisi Waisak

Senin, 01 Juni 2026 | 16:01:03 WIB

Pekanbaru (Sangkala.id)-Sebanyak 19 warga binaan beragama Buddha di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menerima Remisi Khusus (RK) I Hari Raya Waisak Tahun 2026. Penyerahan remisi berlangsung khidmat di Cetiya Dharma Bakti Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Minggu (31/05).

Remisi diserahkan secara simbolis oleh Plh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, bersama perwakilan Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Pekanbaru dan Kementerian Agama Kota Pekanbaru. Kegiatan turut dihadiri jajaran petugas dan warga binaan.

Pemberian remisi tersebut merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik serta aktif mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Plh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, menegaskan remisi merupakan hak warga binaan yang diberikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, remisi juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri.

"Remisi ini adalah bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah lebih baik selama menjalani pembinaan. Kami berharap hal ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan spiritual sebelum kembali ke masyarakat," ujar Yusup.

Ia menambahkan, pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam proses pemasyarakatan guna membentuk pribadi warga binaan yang lebih sadar, bertanggung jawab, dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum.

Momentum Hari Raya Waisak juga dimanfaatkan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan pembinaan karakter warga binaan melalui pendekatan keagamaan. Kehadiran perwakilan MBI Pekanbaru dan Kementerian Agama Kota Pekanbaru menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan kerohanian di lingkungan lapas.

Pemberian Remisi Khusus Waisak ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memenuhi hak-hak warga binaan sekaligus mendukung tujuan sistem pemasyarakatan agar warga binaan dapat kembali diterima di tengah masyarakat.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar serta ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dalam peringatan Hari Raya Waisak Tahun 2026.***

Terkini