Mandai Ulu Taon ke-500, Pemkab Rohul Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Mandailing

Kamis, 21 Mei 2026 | 14:43:50 WIB

Rohul (Sangkala.id)-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu ikut menyukseskan tradisi Mandai Ulu Taon di Bagas Rarangan Boru Namora Suri Andung Jati Huta Haiti, Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah, Rabu (20/5/2026).

Bupati Rohul diwakili Pj Sekda Drs H Yusmar MSi hadir bersama Kadis Pariwisata H Helfiskar SH MH, Kadis Kesbangpol Gorneng SSos MSi, Wakil Ketua III DPRD Riau Budiman Lubis, Raja 5 Luhak, unsur Forkopimda, tokoh adat serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Pj Sekda Yusmar menegaskan, Mandai Ulu Taon bukan sekadar seremoni adat, tetapi juga sarana pelestarian budaya dan penguat kebersamaan masyarakat.

“Tradisi ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, menjaga semangat gotong royong dan melestarikan adat Mandailing agar tetap diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Yusmar berharap tradisi tersebut mampu menyatukan seluruh lapisan masyarakat melalui nilai budaya yang telah terjaga sejak lama. Momentum adat itu juga dinilai menjadi ruang silaturahmi antara tokoh adat, raja-raja adat dan masyarakat untuk membahas penguatan nilai-nilai budaya di tengah kehidupan sosial.

Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan, Mandai Ulu Taon digelar untuk mengenang perjuangan Boru Namora Suri Andung Jati, raja perempuan asal Tapanuli Selatan, serta sejarah masuknya Kerajaan Suri Andung Jati ke wilayah Rambah ratusan tahun silam.

Tradisi itu terus dilaksanakan secara turun-temurun setiap tahun dan sarat nilai adat, persatuan serta kebersamaan masyarakat lintas suku di Rohul.

Mandai Ulu Taon sendiri merupakan tradisi makan bersama masyarakat Mandailing di Rohul yang digelar setiap hari Rabu. Tahun ini menjadi pelaksanaan ke-500 kalinya.

Selain sebagai warisan budaya, tradisi tersebut juga menjadi bentuk rasa syukur masyarakat kepada Sang Pencipta. Warga berharap tradisi makan bersama itu tetap lestari dan tidak tergerus perkembangan zaman.***(ando)

Terkini