Menteri KKP Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan di Bintan, Dorong Hilirisasi Perikanan Kepri

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:06:38 WIB

Kepri (Sangkala.id)-Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, meresmikan pabrik pengolahan ikan milik PT Bintan Intan Gemilang di Bintan, Kamis (14/5/2026). Peresmian itu menjadi bagian penguatan hilirisasi sektor perikanan di Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan itu, Trenggono menegaskan pemerintah saat ini fokus membenahi sektor hulu perikanan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang menjadi prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.

Menurutnya, persoalan utama sektor perikanan nasional bukan pada hilirisasi, melainkan pembenahan sektor hulu yang dinilai belum optimal.

"Pemerintah sedang membenahi sektor hulu melalui pembangunan kampung nelayan agar hilirisasi perikanan bisa berjalan maksimal," ujarnya.

Trenggono juga meminta jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan setempat aktif mendukung program tersebut. Ia menilai Kepri memiliki peluang besar menjadi daerah unggulan sektor perikanan apabila mampu memanfaatkan program kampung nelayan secara optimal.

Ia turut menegaskan kebijakan pemerintah yang berpihak kepada nelayan lokal. Sesuai arahan Presiden Prabowo, hasil tangkapan ikan diutamakan untuk dikelola dan dimanfaatkan nelayan daerah.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengapresiasi kehadiran pabrik pengolahan ikan PT BIG yang dinilai mampu memperkuat ekonomi maritim daerah sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil perikanan.

Menurut Ansar, industri pengolahan perikanan yang terintegrasi dengan pelabuhan dan kawasan distribusi menjadi langkah strategis memperkuat posisi Kepri sebagai sentra perikanan nasional.

"Investasi ini akan membuka peluang penyerapan hasil tangkapan nelayan, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memperkuat rantai hilirisasi perikanan di Kepri," katanya.

Pemprov Kepri, lanjutnya, berkomitmen mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih agar potensi kelautan dan perikanan daerah dapat dikelola lebih optimal dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.

Pabrik baru PT BIG berdiri di atas lahan seluas 3,4 hektare di kawasan Jalan Nusantara, Bintan. Saat ini, perusahaan baru memanfaatkan sekitar sepertiga dari total area yang tersedia.

Relokasi operasional dari pabrik lama telah dilakukan sejak enam bulan terakhir. Lokasi baru dinilai lebih strategis karena hanya berjarak sekitar satu kilometer dari pelabuhan kontainer.

PT BIG diketahui rutin mengekspor produk ikan ke sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Singapura, Australia, hingga Amerika Serikat.***

Terkini