Reses Anggota DPRD Rohil Herkoni SPdi di Bagan Punak, Alarm Bahaya Narkoba Menguat, Infrastruktur Jalan Mendesak Dibenahi

Minggu, 19 April 2026 | 13:45:26 WIB

Rohil (Sangkala.id)-Kegiatan reses Anggota DPRD Rokan Hilir dari Fraksi PKS, Herkoni S.Pd.I, di Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, Minggu (19/4), tak sekadar menyerap aspirasi. Forum ini berubah menjadi panggung peringatan keras tentang ancaman narkoba yang kian mengintai generasi muda, sekaligus sorotan tajam terhadap buruknya infrastruktur jalan yang membahayakan warga.

Bertempat di Taman Budaya Batu Enam, reses tersebut dihadiri tokoh masyarakat, Kepala Dusun Syukur, serta kalangan milenial yang menjadi fokus utama pembinaan.

Dalam penyampaiannya, Syukur menegaskan peredaran narkoba di lingkungan masyarakat sudah pada tahap mengkhawatirkan. Ia mengingatkan bahwa narkoba bukan sekadar persoalan individu, melainkan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.

"Anak-anak muda harus dijaga. Jangan sampai terjerumus. Sekali terlibat, dampaknya panjang bukan hanya kesehatan, tapi juga masa depan," tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti fenomena pergaulan bebas di kalangan remaja yang dinilai semakin meresahkan. Syukur mendesak adanya regulasi tegas dari pemerintah bersama DPRD untuk membatasi aktivitas negatif anak muda, terutama pada malam hari.

Di sisi lain, persoalan infrastruktur tak kalah mendesak. Jalan penghubung Purwodadi menuju Batu Enam disebut dalam kondisi rusak parah dan belum tersentuh pembangunan. Kondisi ini dinilai bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mengancam keselamatan warga.

"Kalau ada ibu hamil mau melahirkan, ini sangat berbahaya. Jalan rusak seperti ini bisa berakibat fatal," ungkap Syukur dengan nada prihatin.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Herkoni menegaskan fokus reses kali ini memang diarahkan pada kalangan milenial sebagai upaya pencegahan dini terhadap bahaya narkoba. Ia mengaitkan hal itu dengan kasus narkoba yang baru-baru ini mencuat di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Menurutnya, peredaran narkoba saat ini sudah masuk dalam jaringan internasional yang sangat masif dan sistematis. Karena itu, generasi muda harus menjadi prioritas perlindungan.

"Bahaya narkoba ini luar biasa. Ini bukan lagi persoalan lokal, tapi sudah jaringan internasional. Kita tidak boleh lengah,"  tegasnya.

Herkoni menambahkan, DPRD bersama pemerintah daerah akan memperkuat sinergi dengan masyarakat hingga tingkat RT dan RW guna menciptakan lingkungan yang sehat bagi remaja. Salah satu langkah konkret adalah memperbanyak kegiatan positif yang mampu menjadi benteng dari pengaruh narkoba.

"Kita dorong kegiatan keagamaan, pengajian, dan aktivitas remaja masjid. Anak-anak muda harus punya ruang yang sehat untuk berkembang," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut nyata, kegiatan reses tersebut ditutup dengan pelantikan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (PRMI) di Bagan Punak Meranti. Langkah ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam membina generasi muda agar menjauhi narkoba dan perilaku negatif lainnya.***(zal)

Terkini