Polres Bengkalis Musnahkan Narkoba Rp64 Miliar, 287 Ribu Jiwa Berhasil Diselamatkan

Rabu, 08 April 2026 | 12:46:33 WIB

Bengkalis (Sangkala.id)-Upaya pemberantasan narkotika di wilayah perbatasan kembali menunjukkan hasil signifikan. Polres Bengkalis memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar yang berasal dari jaringan internasional, Rabu (8/4/2026), sekaligus mengklaim telah menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan digelar di Ruang Tantya Sudhirajati Mapolres Bengkalis itu dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Bengkalis, di antaranya perwakilan Bupati Bengkalis Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Politik, Andres Wasono, Dandim 0303/Bengkalis, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis, Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis, serta turut hadir Kepala Bea Cukai Bengkalis Nofran Syah, Kasatpol PP Kabupaten Bengkalis, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, dan Danposal Bengkalis.

Dalam pemaparannya, Kapolres menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen serius aparat kepolisian dalam memutus rantai peredaran narkotika lintas negara yang masuk ke wilayah pesisir Bengkalis.

"Ini bukan sekadar penindakan, tetapi bentuk nyata perlindungan terhadap masyarakat, khususnya generasi muda dari ancaman narkoba," tegas Fahrian.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari sabu seberat hampir 49 kilogram, puluhan ribu butir pil ekstasi, serta ratusan bungkus zat etomidate. Jika dikalkulasikan, nilai ekonomi dari barang haram tersebut mencapai lebih dari Rp64,5 miliar.

Dalam prosesnya, pemusnahan dilakukan dengan cara melarutkan narkotika menggunakan campuran air dan cairan pembersih (wipol), kemudian dihancurkan menggunakan blender hingga tidak dapat digunakan kembali. Proses tersebut dilakukan sesuai prosedur dan di bawah pengawasan ketat aparat serta disaksikan para pejabat yang hadir.

Tak hanya itu, aparat juga memperkirakan dampak penyelamatan yang sangat besar. Dari total barang bukti yang berhasil diamankan, sekitar 287 ribu jiwa disebut berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Keberhasilan ini sekaligus mempertegas posisi Bengkalis sebagai salah satu wilayah yang rawan menjadi jalur masuk narkotika internasional, mengingat letak geografisnya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Polres Bengkalis memastikan akan terus memperkuat pengawasan serta meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak guna mempersempit ruang gerak sindikat narkoba di daerah.

"Perang terhadap narkotika tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu dukungan semua pihak, termasuk masyarakat," tutup Kapolres. ***(Ramd)

Terkini