Kampar Jadi Pusat Peresmian Jembatan Presisi, Bupati Ahmad Yuzar : Akses Warga Kini Terbuka

Rabu, 18 Maret 2026 | 07:26:44 WIB

Kampar (Sangkala.id)-Kabupaten Kampar menjadi panggung utama kolaborasi besar antara pemerintah pusat, daerah, dan Polri dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Puluhan Jembatan Merah Putih Presisi diresmikan secara serentak, menandai terbukanya akses vital bagi masyarakat hingga ke pelosok desa.

Peresmian yang dipusatkan di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Selasa (17/03/2026), dihadiri langsung Listyo Sigit Prabowo bersama Siti Hediati Hariyadi dan Raja Juli Antoni. Turut mendampingi, Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kampar sebagai pusat kegiatan strategis tersebut.

Sebanyak 27 jembatan diresmikan, sekaligus dilakukan peletakan batu pertama untuk 83 jembatan lainnya di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

Bupati Ahmad Yuzar menegaskan, kehadiran jembatan bukan sekadar proyek fisik, melainkan jawaban atas kebutuhan mendasar masyarakat.

"Keberadaan jembatan ini sangat vital bagi masyarakat Desa Gobah dan sekitarnya untuk akses pendidikan, kesehatan, serta distribusi hasil pertanian," ujarnya di sela peresmian.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat dan Polri dalam pembangunan infrastruktur di daerah. Menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan kini semakin menyentuh wilayah terpencil.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri. Program Jembatan Merah Putih Presisi ini menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa, termasuk Desa Gobah," tambahnya.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan, pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden untuk memastikan negara hadir menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

"Jembatan ini dibangun agar anak-anak lebih mudah ke sekolah dan para petani tidak lagi terbebani ongkos logistik yang mahal. Kami berharap fasilitas ini dijaga bersama agar manfaatnya berkelanjutan," tegasnya.

Kapolda Riau, Herry Heryawan, menambahkan pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam membuka akses transportasi di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

Peresmian turut dihadiri Plt Gubernur Riau, jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten, para bupati/wali kota se-Riau, serta tokoh adat dan masyarakat, termasuk Ketua Umum LAMR Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf.

Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI. Momen simbolis tersebut disambut antusias masyarakat Desa Gobah yang menaruh harapan besar terhadap kemajuan akses transportasi dan peningkatan kesejahteraan.

Dengan ditunjuknya Kampar sebagai pusat peresmian, daerah ini kini menjadi simbol percepatan pembangunan infrastruktur di Riau—membuka isolasi, memperlancar distribusi ekonomi, serta menghadirkan masa depan yang lebih terhubung bagi masyarakat desa.***(feb)

Terkini