Kampar (Sangkala.id)-Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kampar menegaskan bahwa keberadaan posko pengamanan terpadu harus benar-benar menjadi pusat pelayanan, bukan sekadar formalitas.
Penegasan itu disampaikan Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, saat memimpin langsung peninjauan Pos Pengamanan Terpadu Pelayanan Lebaran, Senin pagi (16/03), guna memastikan kesiapan personel dalam mengawal arus mudik dan balik di wilayah Kampar.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati memeriksa secara detail fasilitas pelayanan di posko yang dikelola Dinas Perhubungan. Tercatat, terdapat delapan titik pos terpadu dan pengamanan yang tersebar di jalur lintas utama titik-titik krusial yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.
Ahmad Yuzar menekankan, posko terpadu harus hadir sebagai pusat layanan terpadu bagi pemudik, mulai dari bantuan medis, informasi rute perjalanan, hingga tempat istirahat yang layak.
"Kita ingin memastikan seluruh petugas siap memberikan pelayanan terbaik. Posko ini bukan sekadar simbol, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya masyarakat," tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas instansi agar pengamanan Lebaran berjalan optimal. Menurutnya, koordinasi antar-organisasi perangkat daerah menjadi kunci dalam menciptakan arus mudik yang aman, lancar, dan kondusif.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Kampar, Misharti, mendorong kolaborasi solid antara petugas di lapangan, mulai dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP hingga tenaga kesehatan.
"Kita ingin seluruh petugas siap siaga, baik dari sisi kesehatan maupun sarana pendukung. Respon cepat terhadap potensi kemacetan dan gangguan keamanan harus menjadi prioritas," ujarnya.
Bupati menginstruksikan seluruh personel yang tergabung dalam pengamanan terpadu untuk tetap waspada terhadap titik-titik rawan kemacetan, khususnya di jalur lintas antarprovinsi yang diprediksi mengalami lonjakan kendaraan.
Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati turut menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada petugas jaga. Dukungan ini diharapkan mampu menjaga stamina dan kinerja personel yang bertugas selama 24 jam penuh.
Peninjauan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran. Dengan penguatan fungsi posko terpadu dan sinergi antarinstansi, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang saat kembali ke kampung halaman.
Turut mendampingi dalam kegiatan ini unsur Forkopimda Kabupaten Kampar, pimpinan DPRD, Kapolres, Dandim, Kejari, serta sejumlah kepala OPD dan pemangku kepentingan terkait.***(feb)