Disaksikan Wakil Bupati dan Forkopimda, PGRI Rohil-Polres Teken MoU Perkuat Perlindungan Hukum Guru

Jumat, 06 Februari 2026 | 17:30:25 WIB

Rohil (Sangkala.id)-Perlindungan hukum bagi profesi guru di Kabupaten Rokan Hilir diperkuat. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Rohil menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Polres Rokan Hilir, disaksikan langsung Bupati Rohil dan jajaran Forkopimda, Jumat (6/2), di Mess Pemda Rohil, Jalan Perwira, Bagansiapiapi.

Ketua PGRI Rohil, Muhaimin Sadri, menyambut baik kesepahaman tersebut dan menyebutnya sebagai langkah strategis dalam memberikan rasa aman bagi guru saat menjalankan tugas di lapangan.

"Ini momen penting bagi PGRI. Dukungan pemerintah daerah dan kepolisian menjadi energi baru bagi kami dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada guru-guru di Rokan Hilir," ujar Muhaimin.

Menurutnya, kerja sama ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi profesi pendidik yang kerap dihadapkan pada berbagai persoalan hukum maupun tekanan sosial.

Sementara itu, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, SH, SIK menegaskan komitmen kepolisian dalam mengayomi dan melindungi guru sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia.

"Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Tanpa pendidikan, mustahil kita bisa berdiri di posisi hari ini. MoU ini adalah bentuk pengayoman. Setiap ancaman terhadap guru akan kami tindak tegas, karena semua sama di mata hukum,"  tegas Kapolres.

Tak hanya sebatas penandatanganan MoU, Polres Rohil bersama PGRI juga akan menggelar sosialisasi perlindungan hukum bagi guru. Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pendidik terkait batasan dan etika profesional agar terhindar dari persoalan hukum.

Sosialisasi direncanakan berlangsung di tiga zona utama, yakni Bagansiapiapi, Ujung Tanjung, dan Bagan Sinembah, guna menjangkau guru di berbagai wilayah secara efektif.

Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, turut mengapresiasi terjalinnya sinergi antara PGRI dan Polres Rohil. Ia berharap kesepahaman tersebut benar-benar diimplementasikan demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi tenaga pendidik.

"Guru adalah ujung tombak lahirnya generasi hebat. Sudah seharusnya kita saling menjaga, bekerja sama, dan memberi perhatian serius terhadap sektor pendidikan," ujar Bupati.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, diharapkan sinergi antara PGRI, Polres, dan pemerintah daerah semakin solid. Perlindungan hukum bagi guru bukan hanya bentuk penghargaan atas jasa mereka, tetapi juga fondasi penting dalam menjaga mutu pendidikan dan masa depan generasi Rokan Hilir. (zal)

Terkini