Pemkab Siak Siapkan Rp35 miliar Beasiswa Tahu 2026, Termasuk untuk Mahasiswa PKH

Senin, 02 Februari 2026 | 09:06:23 WIB
Bupati Siak bersama mahasiswa saat penyerahan beasiswa tahun 2025

Siak (Sangkala.id)-Pemerintah Kabupaten Siak menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan program beasiswa bagi mahasiswa Siak pada tahun anggaran 2026. Program ini mencakup beasiswa jalur prestasi, beasiswa PKH (Program Keluarga Harapan), serta bantuan pendidikan untuk guru PAUD.

Kepastian itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, Senin (2/2/2026), menanggapi kabar yang sempat beredar soal penghapusan program beasiswa.

"Program beasiswa bagi mahasiswa Siak tetap ada dan sudah masuk dalam rencana kerja tahun 2026. Anggarannya sekitar Rp35 miliar, dialokasikan melalui Bagian Kesra untuk program Betunas dan PKH, serta Dinas Pendidikan untuk beasiswa guru PAUD," ujar Mahadar.

Menurutnya, Pemkab Siak sedang menata ulang skema penyaluran beasiswa PKH agar lebih efisien dan tepat sasaran. Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah sekaligus mencegah potensi kebocoran anggaran.

"Masih banyak anak-anak Siak yang sangat membutuhkan beasiswa, tetapi belum tentu terdata sebagai penerima PKH. Inilah yang sedang kami tertibkan sebelum pembukaan kembali penerimaan beasiswa tahun ini," tegasnya.

Mahadar mengungkapkan, hasil evaluasi terhadap program beasiswa PKH sebelumnya menunjukkan adanya ketimpangan nilai bantuan. Beberapa penerima bahkan mendapat bantuan dengan total mencapai lebih dari Rp100 juta per tahun, sementara penerima jalur prestasi hanya menerima sekitar Rp1 juta per tahun.

"Ada mahasiswa PKH yang menerima Rp3–10 juta per bulan karena sistem pembayarannya langsung ke kampus. Ini tentu harus kita evaluasi. Di tengah banyaknya mahasiswa yang belum terbantu, kondisi seperti ini berpotensi menimbulkan ketidakadilan," ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Siak itu menambahkan, evaluasi dilakukan bersama Inspektorat dan pihak perguruan tinggi, agar distribusi beasiswa ke depan lebih transparan dan tepat guna.

"Pesan Ibu Bupati Afni Zulkifli sangat jelas: beasiswa harus adil, tepat sasaran, dan transparan. Tidak boleh ada ketimpangan, apalagi kebocoran," tegas Mahadar.

Ia memastikan, program beasiswa tetap menjadi salah satu program prioritas Pemkab Siak tahun 2026. Setiap rupiah anggaran, kata dia, harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

"Ibu Bupati meminta agar seluruh mekanisme beasiswa, terutama bagi penerima PKH, diperbaiki dan disesuaikan dengan aturan yang berlaku, tanpa mengurangi kesempatan bagi anak-anak Siak untuk menempuh pendidikan tinggi," pungkasnya.***

Terkini