Kampar (Sangkala.id)-Sebanyak 642 peserta dari 21 kecamatan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 yang resmi dibuka Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar di Astaka Utama, kompleks Masjid Tengku Abdurrahman, Kecamatan Gunung Sahilan, Ahad (11/10/2026) malam.
MTQ yang berlangsung hingga 17 Oktober 2026 tersebut mempertandingkan sembilan cabang dan 28 golongan. Mengusung tema “Dengan Al-Qur’an Kita Wujudkan Generasi Berprestasi”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat syiar Islam, membina generasi Qur’ani, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Pembukaan berlangsung meriah dan khidmat, disaksikan ribuan masyarakat Gunung Sahilan dan sekitarnya. Kehadiran masyarakat menunjukkan antusiasme terhadap kegiatan keagamaan yang menjadi bagian penting dalam pembinaan kehidupan religius di Kabupaten Kampar.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menegaskan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk karakter, memperkuat akhlak, dan membimbing generasi muda menghadapi tantangan kehidupan. Menurutnya, prestasi dalam MTQ harus berjalan seiring dengan pemahaman dan pengamalan ajaran Al-Qur’an.
“Jangan sampai Al-Qur’an hanya kita baca dan kita perlombakan, tetapi harus kita pahami, hayati, dan amalkan sebagai pedoman hidup,” tegasnya.
Ia menjelaskan, MTQ menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan masyarakat dalam membaca, menghafal, menafsirkan, dan menulis kandungan Al-Qur’an. Melalui pembinaan berkelanjutan, Kampar diharapkan mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang berprestasi di tingkat Provinsi Riau maupun nasional.
Ahmad Yuzar juga meminta seluruh kecamatan meningkatkan pembinaan peserta dan berpartisipasi dalam semua cabang yang diperlombakan. Ia menekankan pentingnya integritas dan sportivitas, baik bagi peserta maupun dewan hakim, agar kompetisi berlangsung secara objektif dan menjunjung tinggi nilai kejujuran.
Selain prestasi, Bupati menyoroti pentingnya menjadikan MTQ sebagai penggerak kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Ia mengajak masyarakat menghidupkan kembali gerakan Magrib Mengaji dengan membiasakan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Menurutnya, kebiasaan tersebut diharapkan membentuk akhlak mulia, memperkuat kasih sayang, serta menumbuhkan sikap saling menjaga dan mengayomi dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Panitia MTQ ke-55, Tengku Said Hidayat, menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan selama tujuh hari. Sebelum pembukaan utama, panitia telah menggelar pembukaan bazar dan pelantikan dewan hakim. Perlombaan dimulai Senin (12/10/2026) sesuai agenda yang ditetapkan.
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, panitia melibatkan 130 personel yang terdiri atas dewan pengawas, dewan hakim, ketua dan anggota majelis hakim, panitera, serta penghubung MTQ. Seluruh unsur diharapkan menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berintegritas.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Rahmad Suhadi, mengapresiasi penyelenggaraan MTQ di Kampar. Ia menilai daerah yang dikenal sebagai Negeri Serambi Mekkah Riau tersebut memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi unggul di bidang Al-Qur’an.
Ia berharap MTQ terus menjadi sarana pembinaan dan regenerasi peserta, sekaligus memperkuat peran keluarga, lembaga pendidikan, dan lembaga keagamaan dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Pembukaan MTQ ke-55 turut dihadiri Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, unsur DPRD, jajaran Kementerian Agama, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), kepala organisasi perangkat daerah, para camat, ninik mamak Kenegerian Gunung Sahilan, serta undangan lainnya.***(feb)