Pelalawan (Sangkala.id)-Masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh bagaimana generasi muda mampu menjaga diri dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan. Pesan inilah yang disampaikan Kapolres Pelalawan melalui kegiatan Goes to School di SMAN Bernas Binsus Pelalawan, Rabu, (7/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, S.Sos, S.IK, MH memberikan edukasi kepada para siswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus pentingnya tertib berlalu lintas. Para pelajar diajak memahami bahwa lingkungan sekolah dan pergaulan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter serta menentukan masa depan mereka.
Di hadapan para siswa, Kapolres mengingatkan bahwa narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga ancaman serius bagi kesehatan, pendidikan, keluarga dan masa depan generasi muda.
Kegiatan ini menyasar ratusan siswa-siswi untuk membentuk generasi muda yang sadar hukum, sehat dan menjadi pelopor keselamatan.
Hadir dalam acara tersebut Kasat Binmas AKP Edy Haryanto, Kasat Lantas AKP Zahratul Aulia Harun, Kasat Narkoba Iptu Rudi Syahputra, Kepala Sekolah Tati Andriani, S.Pd., M.M, majelis guru, personel Sat Binmas dan Sat Lantas serta siswa-siswi.
Kepala Sekolah SMAN Bernas Tati Andriani dalam sambutannya mengatakan terima kasih kepada Kapolres dan jajaran yang peduli kepada siswa kami. Edukasi ini sangat penting untuk bekal masa depan anak-anak agar terhindar dari narkoba dan paham aturan lalu lintas.
Kapolres dalam arahannya menekankan bahaya narkoba yang merusak kesehatan, pendidikan, keluarga dan masa depan.
"Satu kali coba narkoba, masa depan hancur. Jangan pernah sentuh. Jadilah generasi cerdas, berprestasi tanpa narkoba," tegas AKBP Ahmad Nur Ari.
Ia juga mengingatkan tertib lantas, wajib helm SNI, jangan main HP saat berkendara dan utamakan keselamatan.
"Kalian pelopor keselamatan. Patuh aturan bukan karena takut polisi, tapi demi keselamatan diri sendiri," tambahnya.
Sesi tanya jawab berlangsung antusias, banyak siswa bertanya soal modus narkoba baru dan etika berkendara aman.
Kasat Narkoba Iptu Rudi menambahkan dampak hukum penyalahgunaan, sementara Kasat Lantas AKP Zahratul mengajak siswa jadi duta safety riding di sekolah dan rumah.***(Tom)