Siak (Sangkala.id)-Kerja sama pemerintah dan dunia usaha menjadi jalan keluar sementara bagi keterbatasan anggaran Kabupaten Siak. PT RAPP mendapat porsi memperbaiki 11,7 kilometer ruas Tumang–Muara Kelantan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Kesepakatan itu masuk dalam MoU Pemkab Siak dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Total 29,74 kilometer jalan kabupaten akan ditangani melalui dua koridor.
Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan ruas Tumang–Muara Kelantan sepanjang 23,3 kilometer dibagi kepada dua perusahaan. PT RAPP menangani 11,7 kilometer, sedangkan 11,6 kilometer menjadi tanggung jawab PT SSL.
Pemkab tidak meminta kontribusi dalam bentuk uang tunai. Perusahaan diminta melakukan perbaikan fisik menggunakan material base B sesuai standar Dinas Pekerjaan Umum. Kesepakatan pemeliharaan berlaku selama lima tahun.
“Tidak minta uang cash, melainkan kesepakatan memperbaiki dengan base B menggunakan bahan standar PU,” kata Afni dalam penandatanganan MoU, Senin, 31 Agustus 2026.
Menurut Afni, skema kolaborasi tersebut menjadi salah satu cara mempercepat penanganan jalan rusak saat kemampuan fiskal daerah terbatas. Pemkab juga terus mengusulkan ruas jalan lain masuk program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Dalam setahun terakhir, Pemkab Siak telah melakukan pemeliharaan 152,30 kilometer jalan kabupaten. Dinas PUPR juga menyelesaikan peningkatan 6,577 kilometer ruas jalan melalui pembiayaan DBH Sawit dan Dana Insentif Daerah.
Kepala Dinas PUPR Siak Ardi Irfandi mengatakan pemeliharaan diprioritaskan pada ruas dengan kerusakan berat. Pekerjaan mencakup patching, penyulaman, rekondisi lapis dasar, hingga pembangunan box culvert.
Jaringan jalan Siak mencapai 3.126,652 kilometer. Dari jumlah itu, 1.583,969 kilometer berstatus jalan kabupaten. Keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus memilih ruas prioritas.***