Kampar (Sangkala.id)-Usia boleh bertambah, tetapi semangat bermain sepak bola belum padam. Itu terlihat dalam partai final Ompek Puluo Taun Kate (Omputaka) Cup VII Riau-Sumbar 2026 di Stadion Anggun-anggun, Muara Uwai, Bangkinang, Sabtu (22/8/2026).
Pekanbaru United keluar sebagai juara setelah menundukkan Askar Omputaka. Ribuan penonton memadati stadion. Mereka menyaksikan pertarungan dua tim veteran sekaligus pesta penutupan turnamen yang mempertemukan pemain berusia 40 tahun ke atas.
Pertandingan berlangsung terbuka. Pengalaman, strategi, dan stamina para pemain veteran berpadu di lapangan. Sorak penonton membuat laga final terasa seperti pertandingan besar.
Namun Omputaka Cup bukan sekadar urusan trofi. Turnamen ini menjadi ruang bagi pemain veteran dari Riau dan Sumatera Barat untuk tetap aktif, menjaga kebugaran, sekaligus merawat silaturahmi. Sebanyak 18 tim ambil bagian dalam penyelenggaraan Omputaka Cup VI dan VII yang dipusatkan di Muara Uwai.
Presiden Omputaka H. Yurnalis Basri mengatakan turnamen tersebut lahir dari semangat menjaga kecintaan terhadap sepak bola di tengah usia yang terus bertambah.
“Usia bukan penghalang untuk berolahraga. Kami ingin memberikan ruang bagi para orang tua untuk tetap aktif bermain dan menyalurkan kecintaan terhadap sepak bola,” ujar pria yang akrab disapa Udo NBO itu.
Menurut Yurnalis, aktivitas para pemain senior juga menjadi contoh bagi generasi muda. Lapangan sepak bola, kata dia, bisa menjadi tempat mengisi waktu dengan kegiatan sehat ketimbang aktivitas yang tidak produktif.
Antusiasme penonton dalam laga final memperlihatkan sepak bola veteran masih memiliki tempat di masyarakat. Lapangan tidak hanya menjadi arena persaingan, tetapi juga ruang perjumpaan antarpemain dan keluarga besar sepak bola lintas daerah.
Trofi dan Penghargaan
Setelah pertandingan, panitia menyerahkan trofi kepada para juara. Ketua Askab PSSI Kampar M. Kamil menyerahkan trofi Juara I Omputaka Cup VII kepada Pekanbaru United. Trofi Juara II diberikan Kepala Desa Muara Uwai Edi Akmal kepada Askar Omputaka.
Untuk Omputaka Cup VI, trofi Juara I diserahkan Sekretaris Dispora Riau Nur Hamdi. Trofi Juara II diberikan Ketua Pelaksana Omputaka Suprianto, SH.
Panitia juga memberikan penghargaan Pemain Terbaik kepada Supardi. Penghargaan tersebut diserahkan Datuk Eri Bakri.
Ervina mendapat penghargaan sebagai perempuan pemerhati olahraga. Panitia juga menyerahkan bantuan bola kepada Puma FC sebagai dukungan terhadap pembinaan sepak bola.
Omputaka Cup VII pun ditutup dengan satu pesan sederhana: umur bertambah, semangat jangan berkurang.***(feb)