Pekanbaru (Sangkala.id)-Warga RW 07 Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, tumpah ruah di Lapangan Voli RT 01, Jalan Nurkarmila, Minggu, 16 Agustus 2026. Mereka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan gerak jalan santai dan berbagai perlombaan.
Kemeriahan dimulai dari gerak jalan santai. Lurah Maharatu Joko Arif Susanto melepas ratusan peserta didampingi Ketua RW 07 Mayor (Purn) Irwanto, Ketua RT 01 Mus Mulyadi, Ketua RT 02 Jamaludin Tanjung, Ketua Panitia Jinto Lumban Gaol dan tokoh masyarakat H. Sudarso.
Warga dari berbagai usia ikut berjalan bersama. Anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga orang dewasa memenuhi rute sebelum kembali ke lapangan.
Panitia menyiapkan sejumlah hadiah menarik dan doorprize. Warga semakin antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga sore hari.
Lurah Maharatu Joko Arif Susanto mengapresiasi kekompakan warga RW 07. Ia meminta semangat persatuan, kebersamaan dan gotong royong terus dipelihara di lingkungan masyarakat.
"Kita tidak lagi berperang untuk menjaga kemerdekaan. Tugas kita sekarang menjaga kemerdekaan," ujarnya.
Ketua RW 07 Mayor (Purn) Irwanto juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang ikut menyukseskan kegiatan. Ia berharap kekompakan warga terus terjaga.
Menariknya, kegiatan tersebut berlangsung hanya enam hari setelah Irwanto dilantik sebagai Ketua RW 07. Waktu singkat tidak menghalangi warga menyiapkan perayaan kemerdekaan.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat. Saya berharap kita tetap bersatu dan kompak menjaga kebersamaan di RW 07," kata Irwanto.
Ketua Panitia HUT RI ke-81 RW 07 Jinto Lumban Gaol mengatakan persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu enam hari. Keterbatasan waktu justru mendorong warga bergerak bersama.
"Persiapan hanya enam hari. Tapi berkat kebersamaan masyarakat RW 07, kegiatan bisa dilaksanakan dengan baik," ujar Jinto.
Rangkaian perlombaan dibagi untuk berbagai kelompok usia. Anak-anak mengikuti lomba makan kerupuk, membawa kelereng, lari goni dan memasukkan paku ke dalam botol.
Remaja mendapat tantangan berbeda. Ada futsal, menendang bola pusing, lomba bakiak serta lomba membuka kaus kaki secara beregu.
Ibu-ibu ikut meramaikan arena melalui lomba menyambung lirik lagu, estafet tepung, membawa balon dan pancing makan kerupuk.
Sementara pertandingan domino sudah berlangsung sejak 10 Agustus 2026.
Lapangan Voli RT 01 pun berubah menjadi pusat perayaan. Tawa dan sorak warga bersahutan mengikuti setiap perlombaan.
Perayaan HUT RI di RW 07 Maharatu akhirnya tidak sekadar menjadi pesta kemerdekaan. Dalam waktu enam hari, warga membuktikan satu hal: kekompakan mampu mengubah waktu singkat menjadi perayaan yang meriah.***


