HUT Ke-14, IWO Meranti Tebar Kebaikan Santuni 30 Anak Yatim

HUT Ke-14, IWO Meranti Tebar Kebaikan Santuni 30 Anak Yatim

Meranti (Sangkala.id)-Malam peringatan HUT ke-14 Ikatan Wartawan Online (IWO) di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak sekadar menjadi seremoni organisasi. Di Cape Jingga, Jalan Banglas, Selasa malam, 11 Agustus 2026, para jurnalis merayakan perjalanan profesi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak yatim.

Suasana hangat terasa sejak acara dimulai. Unsur Forkopimda, insan pers se-Kepulauan Meranti dan sejumlah pejabat daerah hadir dalam perayaan tersebut. Asisten I Setda Meranti Tengku Arifin, S.Sos., hadir mewakili Bupati. Turut hadir Kepala BPKAD Fajar Triasmoko, S.T., M.T., Kasat Intel Polres Meranti, perwakilan Plt. Kadiskominfo Anshary Arif, serta Ketua LAM Meranti Afrizal Cik.

Tengku Arifin menyampaikan ucapan selamat kepada keluarga besar IWO Meranti. Ia berharap organisasi wartawan online itu semakin solid dan profesional dalam menjalankan fungsi pers.

“Di usia ke-14 ini, kami berharap IWO semakin solid, profesional, berintegritas, dan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar demi kemajuan daerah,” kata Tengku Arifin.

Ketua PD IWO Meranti Rahmat Arifin menilai perjalanan 14 tahun IWO menjadi bagian dari proses panjang menjaga marwah profesi wartawan online.
Menurut dia, derasnya arus informasi digital membuat wartawan menghadapi tuntutan kecepatan sekaligus tantangan menjaga kualitas berita.

“Di tengah derasnya arus informasi digital dan tuntutan kecepatan, kami tetap berkomitmen. Akurasi, keberimbangan, independensi, dan kode etik jurnalistik harus menjadi napas kami,” ujar Rahmat.

Pesan itu kemudian diterjemahkan dalam aksi sosial. IWO Meranti memberikan santunan kepada 30 anak yatim. Sebanyak 10 anak hadir langsung menerima santunan secara simbolis dalam acara tersebut.

Perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah turut menyerahkan amplop santunan yang disiapkan panitia HUT IWO ke-14.

Perayaan ulang tahun itu pun menemukan maknanya di sana: pers tidak hanya bicara soal berita, kritik, dan informasi, tetapi juga kepedulian kepada masyarakat.

Acara ditutup dengan foto bersama anak-anak yatim dan doa penutup dipimpin Ustadz Yahya.***(asril)