Kampar Terpuruk di Posisi Ketujuh MTQ Riau, Evaluasi dan Pembinaan Jadi Sorotan

Kampar Terpuruk di Posisi Ketujuh MTQ Riau, Evaluasi dan Pembinaan Jadi Sorotan

Kampar (Sangkala.id)-Kabupaten Kampar hanya mampu finis di peringkat ketujuh pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau 2026. Hasil ini menjadi sorotan karena Kampar gagal menembus papan atas dalam ajang yang ditutup di Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (3/7).

Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kabupaten Rokan Hilir tampil sebagai juara umum. Posisi berikutnya ditempati Bengkalis, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Pekanbaru, Siak, Kampar, Indragiri Hilir, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Rokan Hulu, dan Dumai.

Penutupan MTQ dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi mewakili Plt Gubernur Riau. Ia menegaskan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum memperkuat pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Para juara selanjutnya dipersiapkan memperkuat Kafilah Provinsi Riau pada MTQ Nasional September 2026.

Mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Plt Asisten I Setda Kampar Tengku Said Hidayat mengapresiasi perjuangan seluruh anggota kafilah. Namun, capaian peringkat ketujuh diakui belum memenuhi harapan.

"Hasil tahun ini menjadi bahan evaluasi. Pembinaan harus lebih terarah, persiapan lebih matang, sehingga prestasi Kampar dapat meningkat pada MTQ berikutnya," ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Kuantan Singingi Mukhlishin menyatakan suksesnya penyelenggaraan MTQ turut menggerakkan perekonomian daerah. Aktivitas UMKM, perdagangan, jasa, dan perhotelan meningkat selama pelaksanaan kegiatan.

MTQ ke-44 diharapkan tak hanya melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an sebagai pedoman kehidupan.***(feb)