Batam (Sangkala.id)-Sebanyak 444 jemaah haji dan petugas Kloter BTH-09 asal Kabupaten Bengkalis dan Kota Pekanbaru tiba di Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Pesawat Saudi Airlines SV 5394 mendarat selamat di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kamis (11/6/2026) dini hari.
Ketua Kloter BTH-09, Agus Saputera, melaporkan penerbangan berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Rabu (10/6/2026) pukul 12.05 waktu setempat dan tiba di Batam sekitar pukul 01.30 WIB.
Rombongan terdiri dari 204 laki-laki dan 240 perempuan. Sebanyak 279 jemaah berusia di bawah 60 tahun, sedangkan 163 lainnya tergolong lanjut usia.
Tim kesehatan mencatat 343 jemaah masuk kategori risiko tinggi, terdiri dari 145 risiko tinggi berat, 87 sedang, dan 111 ringan. Penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menjadi keluhan terbanyak dengan 221 kasus, disusul diabetes melitus 58 kasus, hipertensi 47 kasus, kulit kering 24 kasus, dan nyeri otot 17 kasus.
Dokter kloter, Witri Wulandari, menyebut 26 jemaah memerlukan kursi roda selama proses pemulangan. Meski demikian, tidak terdapat kondisi darurat medis selama penerbangan menuju Batam.
Kloter BTH-09 juga menerima dua jemaah tanazul dari kloter lain untuk dipulangkan lebih cepat karena alasan kesehatan, yakni Nurmah binti Isya Ibrahim (66) dari Kloter BTH-10 dan Sarti Marto Abdullah (84) dari Kloter BTH-21. Sarti mendapat pengawasan khusus selama perjalanan karena kondisi medisnya.
Di tengah kepulangan para jemaah, kloter ini turut membawa kabar duka. Seorang jemaah asal Riau, Marati Kasmuri Usman (66), meninggal dunia di Makkah saat menjalankan ibadah haji.
Setelah tiba di Batam, seluruh jemaah menjalani proses penerimaan di Embarkasi Batam sebelum diberangkatkan ke daerah asal masing-masing di Provinsi Riau.***