Bengkalis Siaga Karhutla 2026, Sekda Pimpin Apel dan Cek Peralatan Pemadaman

Bengkalis Siaga Karhutla 2026, Sekda Pimpin Apel dan Cek Peralatan Pemadaman

Bengkalis (Sangkala.id)-Pemerintah Kabupaten Bengkalis menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026. Penetapan itu ditegaskan dalam apel kesiapsiagaan penanggulangan karhutla yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Ersan Saputra di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (4/6/2026).

Apel diikuti personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga relawan penanggulangan bencana.

Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis yang dibacakan Sekda, Ersan mengatakan apel kesiapsiagaan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk komitmen seluruh pihak dalam mengantisipasi ancaman karhutla.

“Kegiatan ini merupakan wujud kesiapan, komitmen dan tanggung jawab bersama dalam mengantisipasi serta menanggulangi ancaman bencana karhutla di Kabupaten Bengkalis,” kata Ersan.

Menurutnya, kewaspadaan harus ditingkatkan karena wilayah Bengkalis didominasi lahan gambut yang sangat rentan terbakar saat musim kemarau.

Selain itu, berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, wilayah Riau termasuk Bengkalis kini mulai memasuki masa transisi menuju musim kemarau pada periode Mei hingga Juni 2026.

Bahkan suhu maksimum diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September mendatang.

“Kondisi ini menjadi sinyal sekaligus peringatan bagi kita semua agar tidak lengah,” ujarnya.

Ersan meminta seluruh unsur satuan tugas mulai dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dunia usaha hingga masyarakat peduli api memperkuat koordinasi dan kesiapan sejak dini.

Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama dibanding penanganan saat kebakaran sudah meluas.

“Kita harus lebih mengutamakan langkah-langkah pencegahan melalui deteksi dini, patroli terpadu, pemantauan titik rawan, sosialisasi secara masif kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran lahan,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh personel memanfaatkan teknologi dan sistem informasi untuk mempercepat deteksi titik api dan respons penanganan di lapangan.

Selain apel, Sekda Bengkalis bersama unsur Forkopimda turut melakukan pengecekan langsung terhadap peralatan dan perlengkapan penanggulangan karhutla.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kasdim 0303/Bengkalis Mayor Inf Suratno mewakili Dandim, Kapolres Bengkalis Fahrian Saleh Siregar, Kepala Pelaksana BPBD Bengkalis Salman Alfarisi, Kepala Satpol PP Bengkalis Alfakhrurrazy, serta Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis Ermanto.***(inf)