BKN Nilai Riau Siap Terapkan Manajemen Talenta ASN, Indikator Tiga Pilar Capai 100 Persen

BKN Nilai Riau Siap Terapkan Manajemen Talenta ASN, Indikator Tiga Pilar Capai 100 Persen

Jakarta (Sangkala.id)-Pemerintah Provinsi Riau semakin mantap menerapkan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari penguatan sistem merit dan reformasi birokrasi berbasis kinerja. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menilai Riau telah siap mengimplementasikan sistem pengelolaan karier ASN secara penuh.

Penilaian itu disampaikan dalam Ekspose Manajemen Talenta ASN yang dipimpin langsung Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto di Jakarta, Senin, 2 Juni 2026.

Dalam forum tersebut, BKN menyatakan Pemerintah Provinsi Riau telah memenuhi seluruh indikator pada tiga pilar utama percepatan pembangunan Manajemen Talenta ASN dengan capaian 100 persen.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan penerapan Manajemen Talenta menjadi langkah strategis untuk menciptakan birokrasi yang profesional, objektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

"Melalui Manajemen Talenta, kami ingin memastikan pengembangan karier ASN dilakukan secara objektif berdasarkan kompetensi, potensi, dan kinerja, sehingga mampu menghadirkan birokrasi yang semakin profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Hariyanto.

Menurut dia, pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan birokrasi tidak lagi dapat dilakukan secara konvensional. Sistem karier ASN harus dibangun secara terukur, transparan, dan berbasis data.

Pemprov Riau, kata Hariyanto, telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya melalui pembangunan Talent Pool ASN sebagai basis pengelolaan karier aparatur.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah menerapkan pemetaan talenta menggunakan metode 9-Box Matrix untuk mengidentifikasi potensi dan kinerja ASN secara menyeluruh. Sistem tersebut diperkuat dengan keberadaan UPT Penilaian Kompetensi ASN yang telah dikembangkan sejak 2015.

Wakil Kepala BKN Suharmen mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Riau dalam membangun sistem Manajemen Talenta ASN. Berdasarkan hasil evaluasi BKN, seluruh indikator pada Pilar I, Pilar II, dan Pilar III telah terpenuhi.

"Secara umum Provinsi Riau sudah siap untuk menerapkan Manajemen Talenta ASN. Kelengkapan indikator pada tiga pilar percepatan pembangunan Manajemen Talenta telah mencapai 100 persen," ujar Suharmen.

Meski demikian, BKN masih memberikan sejumlah catatan penyempurnaan, terutama terkait optimalisasi pembaruan data kinerja ASN dan penguatan Document Management System (DMS) atau sistem arsip digital pegawai.

Menurut Suharmen, kualitas data menjadi faktor penting dalam menentukan akurasi penilaian dan pengelolaan talenta ASN.

"Kami mendorong agar pembaruan data dilakukan secara berkala dan sosialisasi terus dimaksimalkan sehingga seluruh pegawai melengkapi data yang dibutuhkan dalam sistem," katanya.

Ia berharap implementasi Manajemen Talenta ASN di Riau nantinya dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik serta mendorong terwujudnya birokrasi berkelas dunia.

Melalui ekspose tersebut, Pemerintah Provinsi Riau berharap segera memperoleh persetujuan resmi dari BKN untuk menerapkan Manajemen Talenta ASN secara penuh, termasuk dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), promosi, rotasi, mutasi, hingga pengembangan karier berbasis Talent Pool ASN.***