Sentuhan Kecil Berdampak Besar, Upaya PT SLS Hadirkan Layanan Kesehatan Lebih Dekat ke Masyarakat

Sentuhan Kecil Berdampak Besar, Upaya PT SLS Hadirkan Layanan Kesehatan Lebih Dekat ke Masyarakat

Pelalawan (Sangkala.id)-Upaya menghadirkan layanan kesehatan yang dekat dan mudah diakses terus dilakukan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Sari Lembah Subur (PT SLS) melalui program CSR Kesehatan. Program yang tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk hidup lebih sehat.

Ratusan bahkan ribuan jiwa telah merasakan manfaat dari program ini sejak berdirinya PT SLS di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Intervensi yang dilakukan menyasar berbagai lapisan masyarakat, terutama ibu dan anak sebagai kelompok prioritas.

“Salah satu fokus utama adalah pembinaan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu),” ujar Hanafi, Asisten Sustainability dan CSR PT SLS. Hanafi mengatakan, Setidaknya ada 20 Posyandu yang menjadi binaan PT SLS yang tersebar di Kecamatan Pangkalan Lesung dan Kecamatan Kerumutan, menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa.

Melalui program CSR Kesehatan ini, berbagai kegiatan dijalankan secara berkelanjutan, mulai dari pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita, pendampingan imunisasi, hingga pelatihan kader Posyandu agar semakin terampil dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Bagi para kader, program ini membawa perubahan nyata dalam pelaksanaan pelayanan di lapangan.

“Sebelumnya kami masih terbatas dalam pengetahuan dan fasilitas. Setelah ada pembinaan dan pelatihan, kami jadi lebih percaya diri dalam memberikan pelayanan dan penyuluhan kepada ibu-ibu,” ujar salah satu kader Posyandu di Kecamatan Kerumutan.

Manfaat program juga dirasakan langsung oleh para ibu. Bantuan makanan tambahan dan pendampingan kesehatan dinilai sangat membantu dalam memantau tumbuh kembang anak.

“Alhamdulillah, anak saya sekarang lebih terpantau gizinya. Kami juga jadi lebih paham tentang pentingnya imunisasi dan makanan bergizi,” kata Sari, salah satu ibu penerima manfaat.

Program pemberian makanan tambahan (PMT) menjadi salah satu kegiatan yang paling dirasakan dampaknya. Sepanjang 2025, bantuan PMT disalurkan ke seluruh Posyandu binaan sebagai upaya pemenuhan gizi balita sekaligus pencegahan stunting.

Selain itu, PT SLS juga aktif dalam mendorong perubahan perilaku hidup sehat melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penyuluhan remaja, hingga pelatihan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA).

Di sisi lain, kegiatan donor darah yang belum lama digelar perusahaan turut berkontribusi dalam mendukung kebutuhan layanan kesehatan, dengan total 120 kantong darah yang disalurkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau.

Hanafi memastikan bahwa program CSR Kesehatan PT SLS dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
 

“Melalui Program yang dinamai Astra Sehat, kami ingin mendorong masyarakat tidak hanya menerima layanan, tetapi juga mampu menjaga kesehatannya secara mandiri. Peran kader dan keluarga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat,” ujar Hanafi.

Dengan pendekatan yang melibatkan masyarakat secara aktif, PT SLS berharap program ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. ***(Tom)