Kampar (Sangkala.id)-Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT menerima kunjungan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pariwisata, Zita Anjani, S.Sos, M.Sc, di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Bangkinang, Ahad (8/2/2026). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kampar menyampaikan tiga usulan prioritas pembangunan pariwisata Kabupaten Kampar kepada pemerintah pusat.
Bupati Ahmad Yuzar menegaskan, Kabupaten Kampar memiliki kekayaan alam, budaya, serta destinasi wisata yang beragam dan potensial untuk dikembangkan sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Namun, pengelolaannya masih membutuhkan dukungan dan sinergi lintas sektor, khususnya dari pemerintah pusat.
"Tiga usulan prioritas pembangunan pariwisata Kampar yang kami sampaikan, yakni pembangunan sarana dan prasarana pendukung destinasi wisata, penguatan promosi pariwisata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku wisata melalui pelatihan kepariwisataan," ujar Ahmad Yuzar.
Menurutnya, potensi pariwisata Kampar bersifat berkelanjutan dan tidak akan pernah habis jika dikelola dengan baik. Untuk itu, dukungan pendanaan melalui APBN dinilai sangat penting agar pengembangan pariwisata dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Kampar memiliki alam yang indah, budaya yang kuat, dan kearifan lokal yang khas. Semua ini perlu sentuhan yang serius dari berbagai aspek agar mampu dikelola secara maksimal dan berkelanjutan," tegasnya.
Bupati Kampar juga menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Kampar untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Staf Khusus Presiden, kementerian terkait, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dalam mendorong percepatan pembangunan sektor pariwisata.
"Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi. Harapan kami, pariwisata Kampar dapat menjadi penopang ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat kecil di sekitar destinasi wisata," tambahnya.
Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag, M.Si, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan pariwisata Kampar yang terintegrasi, inklusif, serta berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.
Turut mendampingi Bupati Kampar dalam pertemuan itu, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar Afdhal, ST, MT, Anggota DPRD Provinsi Riau Diski, Anggota DPRD Kampar Zulfan Azmi, para kepala OPD, serta para camat se-Kabupaten Kampar.
Sementara itu, Staf Khusus Presiden RI Bidang Pariwisata Zita Anjani menyampaikan bahwa kunjungan ke Kabupaten Kampar merupakan bagian dari rangkaian eksplorasi potensi pariwisata di Provinsi Riau, setelah sebelumnya melakukan kunjungan ke Kabupaten Siak.
"Kampar merupakan daerah penunjang ibu kota provinsi yang memiliki potensi pariwisata sangat besar, baik wisata alam, budaya, maupun wisata buatan," ujar Zita.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan destinasi wisata secara profesional, restorasi kawasan wisata, serta penguatan peran masyarakat agar sektor pariwisata mampu menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan.
"Kami melihat potensi Kampar sangat luar biasa. Jika dikelola dengan baik, pariwisata Kampar dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat kecil," tutupnya.
Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan peninjauan langsung ke Situs Cagar Budaya Candi Muara Takus di Kecamatan XIII Koto Kampar sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Kampar.***